Minggu, 21 Jun 2026 02:42 WIB

Simfoni Kebangsaan di Surabaya, Anies Beberkan Kesannya dengan NasDem Jatim

Anies Baswedan dalam Simfoni Kebangsaan. (Foto-foto: NasDem Jatim for jatimnow.com)
Anies Baswedan dalam Simfoni Kebangsaan. (Foto-foto: NasDem Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan relawan Anies Baswedan dari Jawa Timur hanyut dalam Simfoni Kebangsaan yang digelar di Dyandra Convention Center, Surabaya.

Gemuruh suara Anies Presiden pun menyambut kedatangan Anies saat sampai di lokasi. Tak terkecuali para kader Koalisi Perubahan yang terdiri kader NasDem Jatim, Demokrat Jatim, dan PKS Jatim.

Baca Juga: NasDem Jatim Tebar 155 Hewan Kurban, Salurkan ke PWNU-Ponpes Bumi Sholawat

Pantauan di lokasi, Simfoni Kebangsaan dimulai dengan pertunjukan tarian, lagu-lagu, diiringi dengan orkestra keroncong lengkap dengan kibaran bendera merah putih. Relawan pun tampak hanyut ikut bernyanyi.

Tak kalah menarik, selain disambut riuh Anies Presiden, kedatangannya memasuki area ballroom juga disambut oleh grup rebana Ishari. Grup yang juga pernah mengiringi kedatangan Presiden RI Joko Widodo saat hadir di momen besar Satu Abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo.

Ditemui usai acara, Anies mengungkit kesannya kepada Partai NasDem Jawa Timur. Ia juga mengucapkan trima kasih, kepada simpul relawan dari Koalisi Perubahan yang turut hadir, seperti Ketua Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak, Ketua DPW NasDem Sri Sajekti Sudjunadi, hingga Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan.

Begitu pun atas sambutan warga Jawa Timur yang sangat antusias atas kehadiran Anies di Surabaya. Ya, di lokasi banyak dari relawan yang nekat melewati barikade hanya untuk berebut foto dengan Anies.

"Penyelenggaraan ini saya sampaikan apresiasi kepada NasDem Jawa Timur yang dipimpin oleh Bu Janet (Sri Sajekti Sudjunadi) yang telah menyiapkan secara luar biasa. Saya datang bersama Pak Wakil Ketua Umum Partai NasDem. Kita menyaksikan sebuah harmoni yang hebat di sini, suasana soliditas, ada PKS, Demokrat, NasDem, seiring dan sejalan bersama semua relawan," kata Anies, kepada wartawan, Jumat (17/3/2023).

Anies juga mengaku terkesan dengan pola demokrasi warga Jawa Timur. Bagaimana, mereka menginginkan perubahan besar untuk membangun negara yang lebih baik kedepannya.

Baca Juga: Surya Paloh di Ubahara Surabaya: Ruang Publik Kita Bising, Tapi Miskin Substansi

Surabaya sebagai kota Pahlawan, ia sebut sebagai ceruk gemuruhnya perubahan di Indonesia. Simpul-simpul pejuang mulai dari kaum intelektual, petani, hingga buruh menyuarakan satu perubahan untuk merdeka di tahun 1945.

"Kami merasakan gelora yang hadir di tempat ini, adalah gelora yang sama semangatnya. Kami bersyukur dan mudah-mudahan ini menjadi sebuah awalan yang baik," tegas Anies.

"Masuk ruangan ini, saya merasakan gelora dari Surabaya untuk Indonesia. Simfoni tadi menggambarkan beragamnya Indonesia, bahwa bangsa ini adalah bangsa yang beragam, dan Jawa Timur adalah salah satu provinsi yang penduduknya beragam," sambung dia.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin: Framing Pemberitaan Tempo Tidak Berdasar dan Menyesatkan Publik

Simfoni Kebangsaan ini dimeriahkan juga parade 50 lebih simpul Relawan Anies di Jatim. Wakil dari relawan maju satu per satu di panggung, meneriakkan tagline masing-masing. Mereka mengobarkan semangat siap memenangkan Anies. Mereka berasal dari kalangan milenial, emak-emak, bapak-bapak, purnawirawan, kelompok profesi, hingga alumni ITS.

Di hari pertama kunjungannya ke Surabaya ini, Anies mengaku terkesan dengan sambutan warga Jawa Timur yang berkumpul di Surabaya. Dikabarkan, hari kedua besok, Anies dijadwalkan melakukan silaturahim ke para ulama se-Madura Raya, tepatnya di Kabupaten Sampang.

Setelahnya Anies akan bernostaligia di Jalan Tunjungan, Surabaya, pada malam hari. Berlanjut pada hari ketiga, Anies akan memperingati hari Air Sedunia sembari menyapa warga yang mengikuti Jalan Sehat, di Grand City Surabaya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.