Sabtu, 20 Jun 2026 05:11 WIB

Kemendagri Siapkan Banyuwangi Jadi Jujugan Belajar Negara Asean

  • Penulis :
  • | Selasa, 14 Agu 2018 22:08 WIB
Direktur EKPKD-DOD Kemendagri Drajat Wisnu Setiawan (batik biru) saat di Desa Ketapan
Direktur EKPKD-DOD Kemendagri Drajat Wisnu Setiawan (batik biru) saat di Desa Ketapan

jatimnow.com - Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah, Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, menyatakan bahwa Banyuwangi dinilai mampu mengembangkan program Smart Kampung menjadi Smart City.

Bahkan, program Smart Kampung yang ada di Banyuwangi telah masuk dalam ASEAN Smart City Network.

Usai melakukan kunjungannya, Drajat Wisnu Setiawan mengatakan, Pemkab Banyuwangi harus siap dikunjungi baik oleh daerah-daerah lain di Indonesia maupun ketika menjadi daerah tujuan belajar pengembangan Smart Kampung oleh negara-negara ASEAN.

"Banyuwangi sudah masuk jaringan ASEAN Smart City, maka harus siap untuk dikunjungi oleh kepala daerah negara-negara ASEAN," kata Drajat di Banyuwangi, Selasa (14/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, bersama tim Kemendagri Drajat mengunjungi tiga Desa Smart Kampung yakni Desa Ketapang, Desa Tamansari, dan Desa Banjar.

Tim Kemendagri juga telah menyaksikan secara langsung implementasi program Smart Kampung yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di sektor pendidikan, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi.

Diharapkan, nantinya daerah-daerah di ASEAN yang direkomendasikan belajar ke Banyuwangi dapat memantau secara langsung implementasi teknologi di semua sektor yang diterapkan di Banyuwangi.

"Kami akan terus memantau perkembangan di sini melihat mana saja yang akan kami perkuat. Mengingat program Smart Kampung ini sangat signifikan untuk pemberdayaan dan penguatan peran desa," ujarnya.

Sebelumnya Drajat juga mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi dan menyaksikan beragam proses perijinan dalam satu atap.

Dimana, saat ini MPP melayani lebih dari 200 perijinan mulai administrasi kependudukan hingga berbagai layanan dari instansi pemerintah dan BUMN. Seperi Kementrian Agama, PLN, BPN, Badan POM, Kepolisian, hinga BPJS.

"Mal pelayanan publik ini inovasi yang luar biasa, di Indonesia belum bayak yang membuat seperti ini.  Memudahkan masyarakat, dunia usaha, maupun pihak lain yang berkepentingan. Selain itu, mudah, murah, tanpa pungli dan calo, sangat bermanfaat," ujarnya.

Sementara itu, secara terpisah Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko menyampaikan terima kasih atas apresiasi Kemendagri terhadap program Smart Kampung di Banyuwangi.

"Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kemendagri. Ini akan menjadi semangat bagi Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Smart Kampung di seluruh desa kami," ujarnya.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Perwakilan Kemendagri Hadiri Rapat Perdana ASN di Pemkab Tulungagung

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.