Minggu, 14 Jun 2026 23:39 WIB

Bikin Resah! Belasan Pemulung asal Jember Serbu Banyuwangi

Sejumlah pemulung memasuki Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. (foto: tangkapan layar).
Sejumlah pemulung memasuki Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. (foto: tangkapan layar).

jatimnow.com - Warga Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, dibuat resah atas kehadiran sejumlah pemulung yang masuk wilayahnya. Terlebih pemulung ini masuk membawa peralatan untuk memungut barang bekas, dengan berputar-putar di perumahan warga, Kamis (16/3/2023).

Keresahan warga semakin memuncak saat mereka dengan seenaknya mengambil barang bekas tanpa izin. Takut terjadi sesuatu, bersama perangkat desa, warga mengusir rombongan pemulung.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Kita minta mereka meninggalkan lingkungan di sini. Warga resah, banyak barang yang masih bisa dipakai, tapi (pemulung) asal angkut," kata Sujaman (51), Kepala Dusun Nganjukan kepada jatimnow.

Ia menambahkan jika kedatangan para pemulung diduga sengaja didrop menggunakan pikap. Ia memerkirakan jumlah pemulung yang masuk kampung sekitar 15 orang, yang sebelumnya turun di dekat lingkungan perumahan warga.

Warga yang merasa terusik, selanjutnya melapor ke polisi, lantaran beberapa barang milik warga diambil tanpa permisi.

"Ya itu gak izin. Barang masih bisa dipakai diambil asal comot. Kita minta (pemulung) untuk meninggalkan kampung, kemudian pulang dijemput pikap yang sama," jelasnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Sujaman menyebut kelompok pemulung atau rombeng itu diduga berasal dari Jember. Informasi itu diperoleh warga saat bertanya kepada salah satu pemulung yang masuk kampung.

Terpisah, Kanit Intelkam Polsek Sempu, Bripka Hendri mengaku belum menerima laporan terkait kepadatangan pasukan rombeng di Dusun Nganjukan.

Namun, ia tidak menampik sempat ada peristiwa serupa, dan pihaknya mengamankan dua pemulung.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Sempat diamankan, karena membuat resah. Namun setelah didata mereka sudah kami lepaskan," ujarnya.

Kedatangan pasukan rombeng itu sempat terekam kamera ponsel milik warga. Dari video amatir yang disaksikan, terlihat pemulung datang secara berjejer dengan menenteng karung dan kayu yang ujungnya diberi magnet.

Sejumlah warga berusaha mendekati pemulung, namun beberapa pemulung tetap berjalan beriringan tak mengindahkan warga yang mendekati.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.