Senin, 22 Jun 2026 02:43 WIB

Langkah PKK Kabupaten Mojokerto Tekan Angka Stunting

Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hana Al Barra. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hana Al Barra. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka stunting di Kabupaten Mojokerto menurun dari 27,4 persen menjadi 11,14 persen di tahun 2023. Sejumlah langkah telah disiapkan untuk terus menurunkan angka tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hana Al Barra mengatakan, jambore provinsi yang digelar di Hotel Grand Whiz Trawas, diikuti oleh kader penggerak seluruh Jawa Timur.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

"Kegiatan ini jambore provinsi itu wajib diikuti kabupaten dan kota seluruh Jawa Timur. Kabupaten Mojokerto mengikuti, setelah dua tahun tidak ada, tahun ini bersamaan dengan HKG (Hari Kesatuan Gerak) PKK ke 51, semoga kader PKK yang mewakili Kabupaten Mojokerto bisa berjuang semaksimal mungkin," kata perempuan yang akrab disapa Ning Hana ini, Selasa (14/3/2023).

Istri Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa ini menambahkan, langkah untuk menurunkan angka stunting dengan menggandeng sekolah.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

"Ibu bupati juga sudah menggandeng posyandu yang dibasiskan di sekolah. Jadi nanti ada penyuluh yang memang itu digerakkan dari pihak sekolah sehingga sekolahnya ini tingkat balita (paud, TK), tidak hanya di desa-desa tapi di sekolah juga bergerak. Nanti terpantau tumbuh kembangnya anak," jelasnya.

Menurut Ning Hana, untuk angka anak stunting telah tercatat di 27 puskesmas yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: 80 Persen Anak Indonesia Masih Defisit Protein Hewani

"Kalau untuk angka, harus dipilah, tapi ini sudah by name by address itu sudah terkonfirmasi di puskesmas. Kita keliling breakdown ke bawah, kita tidak fokus di angka itu, tapi kita bergerak fokus untuk berupaya menurunkan angka stunting," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.