Selasa, 16 Jun 2026 15:51 WIB

Gus Ipul Ajak Jajarannya Kerja Keras Tuntaskan Rasio Gini dan Pengangguran

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 14 Mar 2023 07:53 WIB
Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)
Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Semangat untuk berbenah terus ditekankan Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ketika membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2024.

Di hadapan jajarannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa capaian-capaian di masa kepemimpinannya yang baik harus terus dipertahankan dan yang belum tuntas untuk segera dituntaskan.

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

"Tahun 2024 adalah tahun terakhir periode pemerintahan saya. Maka capaian yang baik mari kita pertahankan dan yang belum mari kita tuntaskan," jelas Gus Ipul saat membuka Musrenbang RKPD 2024 di Gedung Gradika, Senin (13/3/2023).

Gus Ipul menjelaskan bahwa dari capaian yang sudah diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan, masih ada dua pekerjaan rumah (PR) yang perlu dituntaskan, yaitu gini ratio (ketimpangan antar kelompok pendapatan) dan pengangguran.

"Alhamdulillah Kota Pasuruan ini berkontribusi untuk kemajuan Provinsi Jawa Timur. Tapi dari gini ratio dan pengangguran kita masih jadi beban. Inilah PR kongkrit kita, dan untuk itu kita semua harus bekerja keras untuk dua hal ini," ujar dia.

Capaian kinerja Pemkot Pasuruan sendiri untuk angka kemiskinan konsisten turun jauh di bawah rata-rata Jawa Timur sebesar 6,37% di Tahun 2022. Sedangkan pengangguran terbuka konsisten turun, tapi masih di atas rata-rata Jawa Timur sebesar 6,18% di Tahun 2022.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Gus Ipul menyebut, dalam hal kemiskinan ekstrem dan stunting, perlu kolaborasi dengan berbagai stakeholder.

"Masih ada empat ribu KK yang dikategorikan keluarga miskin ekstrem, dengan ini kita harus memberikan perhatian serius kita pada kasus ini untuk bisa memenuhi prioritas mereka," ungkapnya.

Untuk mensukseskan prioritas pembangunan di Tahun 2024, Gus Ipul menekankan seluruh perangkat daerah mengidentifikasi prioritas-prioritas pembangunan yang sudah dan yang belum dilaksanakan, lalu memasukkannya ke dalam prioritas 2024.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

"Kita punya RPJMD, kita punya agenda prioritas dan beberapa program yang sudah dilaksanakan. Dan sebagian lagi kita perlu berikan penekanan agar sasaran sesuai dengan indikator bisa tercapai," tuturnya.

Gus Ipul juga memaparkan bahwa Pemkot Pasuruan telah meraih 19 prestasi di Tahun 2022.

"Alhamdulillah capaian ini telah kita raih, kita terus pertahankan dan kalau bisa kita mendapatkan yang lebih baik lagi," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.