Kamis, 18 Jun 2026 20:45 WIB

Thomas Doll Tertawa Bicara Peluang Juara, Sebut Persija Seperti Tim Liga 2

Pemain Persija Witan Sulaeman duel dengan pemain Persik Yusuf Meilana. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Pemain Persija Witan Sulaeman duel dengan pemain Persik Yusuf Meilana. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll tertawa saat berbicara peluang juara dalam sesi post-match conference usai laga melawan Persik Kediri, Minggu (12/3/2023) malam. Dia seolah tak percaya timnya mampu juara musim ini.

Thomas Doll menyebut, pertanyaan peluang juara untuk timnya adalah lelucon. Karena Syahrian Abimanyu dan kawan-kawan tampil sangat buruk di laga melawan Persik Kediri dalam laga sore itu.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

"Ini lelucon, bahkan saya bingung bagaimana harus meresponnya," jawab Thomas Doll, saat ditanya wartawan soal peluang juara.

Bahkan Thomas Doll menyebut timnya tampil seperti Liga 2, bukan sebagai kandidat juara. Sehingga mustahil mereka mampu mengejar PSM Makassar yang saat ini berada di puncak klasemen. 

"Kita hari ini seperti tim Liga 2, mungkin jawaban ini terdengar ironis tapi pertanyaan (peluang juara) juga cukup ironis karena sudah cukup jauh jarak dengan Makassar," tambahnya.

Saat ini Persija Jakarta berada di urutan ketiga dengan mengemas 51 poin sementara PSM Makassar yang berada di puncak sudah mengoleksi 65 poin.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

PSM Makassar hanya butuh dua kemenangan lagi untuk benar-benar memastikan menjadi juara musim ini. Persija Jakarta yang masih mempunyai 6 laga sisa bahkan mustahil untuk juara sekalipun mereka menyapu bersih laga itu.

Lebih jauh di laga melawan Persik Kediri itu, anak-anak Jakarta disebut Thomas Doll banyak melakukan kesalahan. Mereka juga kerap kalah duel dengan anak-anak Macan Putih yang disebutnya bermain dengan hati.

"Saya kecewa karena sudah membangun Persija dan saat ini sepertinya mulai hancur karena orang-orang terbaiknya sedang tidak ada," kata Thomas Doll.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

"Seharusnya pemain yang ada bisa mengambil tanggung jawab dan tidak bermain secara pelan. Sementara Persik bermain dengan hati, sebenarnya biasa saja tapi itu sudah cukup bisa mengalahkan Persija Jakarta, ini juga karena kita banyak melakukan kesalahan," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.