Jumat, 19 Jun 2026 17:30 WIB

Tenggak Miras Oplosan di Jember, 3 Tewas dan 7 Masuk RS

Kapolsek Ajung Iptu Agus Idham Khalid saat mengecek korban. (Ulum for jatimnow.com)
Kapolsek Ajung Iptu Agus Idham Khalid saat mengecek korban. (Ulum for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak tiga orang tewas dan tujuh lainnya menjalani perawatan medis usai menggelar pesta miras oplosan di Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.

Kejadian itu diketahui pada Senin (6/3/2023) malam saat membantu persiapan acara hajatan pernikahan salah satu warga setempat.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Pagi harinya atau Selasa (7/3/2023), 19 warga yang menenggak minuman keras oplosan itu mengalami pusing parah dan mual-mual. Akibatnya 19 warga harus dilarikan ke klinik PTPN X Ajung serta puskesmas setempat.

Namun karena mengalami keracunan yang serius, beberapa orang dilarikan ke RS dr Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolsek Ajung, Iptu Agus Idham Khalid mengatakan, ada tiga orang meninggal dan tujuh lainnya masih dalam perawatan intensif akibat menenggak miras oplosan.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Korban ada 10 orang, di mana saat itu sedang ada hajatan di desa setempat. Para korban mengalami mual dan pusing cukup parah, juga mengaku tidak bisa tidur setelah minum miras oplosan alkohol 70 persen, adem sari, kuku bima, dan extrajoss," kata Idham, Rabu (8/3/2023).

Kesepuluh korban itu masing-masing berinisial YYK (41), AGS (33), ANG (23), RN (40), AGM (36), MAI (24), FR (33), ENC (23), ARP (22), dan MRD (21), yang merupakan warga Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.

"Dri para korban itu, tiga di antaranya meninggal. Pertama yang meninggal inisial AGS di puskesmas setelah menjalani perawatan. Kedua YYK, diduga korban ini yang membawa miras oplosan meninggal di klinik. Kemudian yang terakhir meninggal saat perawatan di RSD dr. Soebandi Jember inisial ANG," papar Idham.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Menurutnya, untuk ketujuh korban lainnya yang mengalami keracunan masih dalam perawatan medis dan masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini.

"Lainnya dirawat di klinik dan saat ini masih dalam pengawasan tenaga medis. Semoga tidak ada korban tambahan lagi. Saat ini kita sedang proses penyelidikan. Saat ini sedang mencari penyebab kematian dan keluhan yang dialami para korban," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.