Selasa, 16 Jun 2026 18:35 WIB

Pencuri 7 HP Babak Belur Dimassa, Mitos Desa Sulur: Maling Pasti Tertangkap

Tangkapan layar video viral pencuri babak belur dihajar massa.
Tangkapan layar video viral pencuri babak belur dihajar massa.

jatimnow.com - Sebuah video berdurasi 30 detik viral di media sosial. Video tentang pencuri babak belur karena telah mencuri 7 handphone. Lokasi pencurian ada di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.

Maling tersebut tertangkap karena di Desa Selur ada mitos bahwa setiap pencuri yang mengambil barang tanpa izin pasti akan tertangkap.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Video itu diupload di grup Facebook Info Ngrayun dan berbagai media sosial lain. Terlihat polisi sudah menangkapnya. Polisi membawa pelaku membuka sepeda motor beat berwarna beat dan membuka joknya.

Dalam jok sepeda motor terdapat 7 handphone yang dicuri oleh pelaku. Pelaku juga mengakui aksi pencurian yang dilakukan.

Kepala Desa Selur, Suprapto mengatakan kejadiannya ada di salah satu toko handphone di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun. Tokonya berada di timur balai Desa Selur.

"Pelaku tertangkap di Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Informasinya pelaku adalah warga Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun,” ujar Prapto, sapaan akrabnya, Rabu (8/3/2023).

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Dia menjelaskan untuk nama pelaku tidak mengetahui pasti. Pasalnya tertangkapnya di wilayah hukum Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.

"Dari keterangan warga bahwa modusnya seperti gendam. Tetapi begitu sadar, pemilik toko handphone kemudian memviralkan di grup desa,” kata Prapto.

Menurutnya, begitu yang punya toko sadar kemudian menyebarkan bahwa dia kehilangan handphone sebanyak 7 unit. Informasinya menyebar, kebetulan banyak warga Desa Selur tinggal di Pule,.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

"Infonya langsung menyebar. Pelaku yang memang lari ke arah Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek dihentikan di sana,” jelas Prapto.

Prapto juga mengkan ada mitos di Desa Sulur yang masih dipercaya masyarakat.

“Mitos di Desa Selur, siapa aja yang mencuri barang orang lain, pasti ketangkep. Bisa mengambil tetapi tidak bisa menikmatinya. Kejadian seperti ini sudah 3 kali,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.