Kamis, 18 Jun 2026 09:07 WIB

Calo Penyuluh Swadaya Pertanian Gentayangan di Ponorogo, Waspada!

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andi Susetyo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andi Susetyo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Setelah tahun lalu ditemukan calo pada perekrutan Pegawai Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Kini para calo kembali bergentayangan. Sasarannya adalah penyuluh swadaya pertanian.

"Saya diberitahu sama kepala Dipertahankan (Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan),” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andi Susetyo, Senin (6/3/2023).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menjelaskan bahwa ada oknum yang mengatasnamakan BKPSDM. Setelah dicermati, calo menyebutnya OPD (Organisasi Perangkat Daerah) BKPSDM.

"Intinya, memang oknum yang dimaksud menghubungi penyuluh pertanian swadaya,” kata Andi.

Di lingkungan Dipertahankan ada penyuluh pertanian dengan status PNS, juga ada PPPK dan penyuluh swadaya.

“Saya dapat rekaman suara. Dari rekaman suara ini menawarkan adanya bantuan untuk diangkat P3K,” kata Andi saat ditemui di Kantor BKSPDM di Gedung Lantai 8.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurutnya, rekrutmen P3K itu nanti ada usulan dari Dipertahankan Ponorogo dan Provinsi Jawa Timur. Dia menegaskan bahwa tidak ada pengangkatan P3K melalui pola langsung dari penyuluh swadaya.

“Yang ada pola seleksi P3K yakni pendaftaran kemudian tes. Seperti yang saat ini berjalan ada tes seleksi teknis,” beber mantan Kepala Dipertahankan Ponorogo ini

Dia menyebutkan untuk menjadi P3K tidak ada jalur khusus dan bypass diangkat. Penyuluh swadaya biasanya terdata dalam binaan Dipertahankan. Penyuluh pertanian itu merupakan murni relawan.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

“Pegawai kami (BKPSDM) tidak ada. Tidak ada rekrutmen seperti itu. Jangan terkecoh lagi. Beberapa waktu lalu yang honorer kena. Ini jangan lagi,” pungkasnya.

Dietahui sebelumnya, rekrutmen PPPK guru tahun 2021 dibumbui praktek percaloan. Tak tanggung-tanggung para pelaku menarik dana Rp 40 Juta hingga Rp 60 juta untuk meloloskan para calon PPPK.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.