Jumat, 19 Jun 2026 12:15 WIB

Pemkot Surabaya Atasi Masalah Kesejahteraan Sosial, Begini Caranya

Petugas Saat Memberikan Makanan kepada para Lansia
Petugas Saat Memberikan Makanan kepada para Lansia

jatimnow.com - Program permakanan menjadi salah satu terobosan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengatasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Surabaya.

Para lansia, anak yatim dan penyandang disabilitas mendapat perhatian khusus. Mereka setiap hari, mendapat bantuan program permakanan.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya tahun 2018, daftar penerima manfaat program permakanan terbagi menjadi tiga kategori.

Rinciannya yakni, sebanyak 17.537 untuk lansia, anak yatim dengan usia di bawah umur 18 tahun 5.860 penerima dan untuk penyandang disabilitas sebanyak 5.712 orang

Kasi Organisasi dan Swadaya Sosial Dinas Sosial Surabaya Eny Zuliati mengatakan, Pemkot Surabaya selain fokus pada pembagunan infrastruktur, kepedulian terhadap para PMKS di Surabaya juga menjadi prioritas utama pemerintah. Salah satunya adalah melalui program bantuan makanan.

“Jadi, selain membangun infrastruktur, kepedulian terhadap orang-orang penyandang masalah kesejahteraan sosial juga menjadi prioritas utama pemerintah. Membangun manusia juga menjadi prioritas utama Bu Risma,” kata Eny, di Kantor Dinas Sosial Surabaya, Senin, (13/08/2018).

Eny-sapaan akrabnya menyampaikan, untuk program permakanan lansia, tahun 2018 ada kenaikan angka Daftar Penerima Manfaat (DPM) bantuan tersebut.

Pada tahun 2017, jumlah daftar penerima sebanyak 15.537. Sedangkan tahun 2018, jumlah lansia penerima program permakanan sebanyak 17.537 orang.

“Dari jumlah tersebut, selain lansia usia 60 tahun ke atas, pra lansia dengan usia 45 tahun ke atas juga mendapat program permakanan,” ujarnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Namun, lanjut Eny, ada beberapa sebab yang menjadikan pra lansia tersebut berhak mendapatkan bantuan program permakanan.

Salah satunya yakni, orang tersebut masuk dalam daftar database Pemkot Surabaya, terindikasi sebagai warga miskin.

“Jika ada temuan baru, maka Dinsos Surabaya selanjutnya kembali melakukan outreach mendalam ke lapangan. Kemudian melihat daftar jumlah kuota penerima yang tersedia. Seperti jika ada salah satu DPM yang meninggal dunia, baru bisa digantikan dengan orang lain,” terangnya.

Eny menjelaskan, saat ini setiap DPM perharinya mendapat jatah permakanan seharga Rp 11 ribu. Sementara dalam menyalurkan program permakanan lansia, Dinsos Surabaya dibantu oleh petugas kirim sebanyak 251 orang.

“Mereka (petugas kirim permakanan) setiap harinya, sebelum pukul 09.00 WIB, datang ke masing-masing rumah DPM untuk mengantarkan makanan itu,” tutur perempuan berkerudung ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sementara itu, Kasi Perlindungan Sosial Dinsos Surabaya Edy Siswanto mengungkapkan, untuk daftar penerima manfaat program permakanan anak yatim, mencapai 5.860 anak dari jumlah kuota yang tersedia 6.000.

“Data penerima itu, sewaktu-waktu bisa berubah-ubah. Misalnya, jika ada anak yang sudah mencapai usia 18 tahun, maka otomatis sudah tidak berhak mendapat bantuan program permakanan anak yatim,” jelasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.