Rabu, 17 Jun 2026 10:34 WIB

Siswa Dihajar Gerombolan Remaja di Pasuruan, Ngeriii....Begini Motifnya

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 03 Mar 2023 15:18 WIB
ilustrasi: Rangga Sigit/jatimnow.com.
ilustrasi: Rangga Sigit/jatimnow.com.

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap motif pengeroyokan yang menimpa pelajar SMP asal Dusun Brubuh, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Saat ini pihak Polres Pasuruan telah membekuk dan memeriksa empat remaja pelaku pengeroyokan, yang videonya sempat viral di media sosial.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Identitas empat pelaku pengeroyokan asal Kabupaten Pasuruan diketahui berinisial T warga Dusun Tembong, Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan. Kemudian D warga Dusun Karanglo, Desa Sukoreno, Kecanatan Prigen.

Dua pelaku lain berinisial A warga Dusun Geneng, Desa Sekarjoho, dan terakhir H adalah warga Dusun Sumberejo, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Faouk Ashadi Haiti, mengatakan jika motif pengeroyokan itu akibat korban tidak mau berkumpul lagi dengan genk para pelaku yang bernama Pasuruan Kutho Begal.

"Bahwa Motif kejadian tersebut berawal dari Korban dimasukkan di grup WhatsApp yang diketuai T. Namun korban tidak aktif dan tidak bersedia diajak kumpul. Itu membuat T, selaku ketua merasa tersinggung," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Faouk Ashadi Haiti, Jumat (3/3/2023).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Terkiat kondisi kesehatan korban yang berinisial N (15), warga Dusun Brubuh, Desa Sukoreno, Farouk mengatakan jika ia dalam kondisi terluka namun tidak ada yang serius.

"Korban juga akan divisum, untuk melengkapi berkas perkara," tandasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.