Sabtu, 20 Jun 2026 02:00 WIB

Siswa Dihajar Gerombolan Remaja di Pasuruan, Polisi dan Kades Bekuk 4 Pelaku

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 03 Mar 2023 10:32 WIB
ilustrasi: Rangga Sigit/jatimnow.com.
ilustrasi: Rangga Sigit/jatimnow.com.

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan mengamankan empat orang yang melakukan penganiayaan terhadap siswa berseragam di Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Keempat pelaku ini masih di bawah umur dengan inisial masing-masing T, D, A, dan H. Satu pelaku berasal dari Pandaan, sedangkan tiga lainnya berasal dari Prigen. Adapun korban merupakan warga Sukoreno Kecamatan Prigen.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Menurut Kasi Humas Polres Pasuruan, Ipda Bambang keempat pelaku ditangkap di tempat berbeda, setelah video penganiayaan viral di media sosial.

"Para pelaku yang viral mengahjar seorang siswa sudah kami amankan kemarin malam," jelas Ipda Bambang, Jumat (3/3/2023).

Bambang menambahkan jika satu pelaku diamankan salah satu kepala desa tempat ia tinggal di Kecamatan Pandaan. Penangkapan ini dilakukan untuk menghindari amuk massa yang sudah mengepung rumah pelaku.

Sementara tiga pelaku lainnya diamankan anggota Polres Pasuruan, juga lantaran dikepung warga.

"Keluarga korban dan warga lain kemarin mengamuk dan menggeruduk rumah para pelaku. Jadi polisi sempat meredam amarah warga sebelum para pelaku dibawa ke Mapolres Pasuruan," tandasnya.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Diberitakan sebelumnya, video viral yang merekam aksi sekelompok pemuda menghajar dan membanting seorang siswa berseragam sekolah viral di Facebook.

Dari potongan video tersebut, sosok yang paling banyak melakukan penganiayaan adalah sosok pemuda dengan ciri-ciri berkulit hitam dan rambut gondrong.

"Viralkan sebelum dikurung dan dipenjara. Semoga kamu cepat tertangkap, pemuda berwajah menjos," jelas Mey, yang mengunggah dua video tersebut.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Aksi mengeroyokan yang dilakukan para pemuda sok jagoan itu kemudian ramai dikecam netizen di media sosial, utamanya warga Pasuruan.

"Kok tega anak kecil dihajar, musuh mu gak imbang," tulis Yudha Pratama di media sosial.

"Kok seumpama itu keluarga ku yang ditendang, ku cari rumahnya sampai ketemu, lalu ku hajar didepan orang tuanya," cetus akun bernama Dila.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.