Minggu, 07 Jun 2026 05:25 WIB

Ayah di Sidoarjo Tega Banting Anak, Mertua Juga Dihajar

ilustrasi.
ilustrasi.

jatimnow.com - Seorang ayah berinisial NA (33) warga Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo dilaporkan ke polisi akibat tega membanting anak kandung dan menghajar ibu mertuanya.

Berdasarkan pada informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (23/2/2023) lalu. Sikap tempramental NA didasari atas hal sepele yakni balasan WhatsApp istrinya yakni SA (38) yang dinilai tidak menghargai NA.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

NA diketahui sudah beberapa bulan terakhir tidak tinggal serumah dengan SA. SA dikabarkan berjualan barang-barang secara online, dan saat itu pelaku menanyakan stok barang kepadanya.

"Dia itu tanya lewat WA. Barangnya tinggal segini ada yang mau pesen, terus saya jawab, jual aja semuanya, jawabku gitu," papar SA saat ditemui.

Tak berselang lama dari percakapan via WhatsApp, NA mendatangi rumah SA dengan keadaan emosi dan menganggap balasan SA terlalu ketus.

"Padahal saya jawab biasa aja. Dikiranya, saya ketus," imbuhnya.

Masih dikatakan SA, setelah NA meluapkan kemarahannya, ia bergegas keluar dan kembali lagi dengan membawa anak kandung berumur 1 tahun yang selama ini diasuh di rumah NA.

Sesampainya kembali di rumah istrinya, NA masuk kedalam kamar dengan menggendong anaknya dan membanting tubuh anaknya ke kasur hingga terpelanting.

"Anak saya itu nangis kesakitan wajahnya sampai kena kakinya sendiri karena dibanting itu, agak memar sampai sekarang" kata SA.

Perilaku NA tersebut diketahui oleh mertuanya yakni SR (55). SR yang saat itu mencoba menasehati NA dan berusaha melindungi cucunya malah dipukul dibagian pipi kiri dengan keras hingga pingsan dan tersungkur di lantai.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

"Saya hampir dipukul mau nangkis ada ibu, tapi dibilangin, ibu malah ditempeleng, anak saya pertama langsung histeris liatnya dan spontan teriak minta tolong," terangnya.

Setelah melakukan hal tersebut kepada anak dan mertuanya, NA langsung keluar melarikan diri.

SA juga menjelaskan bahwa anaknya yang masih berumur setahun tersebut adalah anak pertama dari hubungan perkawinannya dengan NA yang saat itu berstatus duda.

Ia juga mengakui bahwa beberapa bulan terakhir hubungannya dengan NA merenggang akibat beberapa alasan. Diantaranya adalah sikap tempramental suaminya dan jarang memberikan nafkah kepada keluarga.

"Kalau tidak dikasih nafkah ndak papa, ini saya, ibuk, dan anak yang mendapat kekerasan," tuturnya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Akibat dari insiden tersebut SA melaporkan suaminya yakni NA ke Polresta Sidoarjo.

"Saya sudah geram sekali dan itu keterlaluan makanya kemarin Sabtu (25/2) saya laporkan dia," ungkap SA.

Saat dikonfirmasi, Kasihumas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan adanya laporan tersebut.

"Benar ada laporan soal kasus itu," ucapnya singkat.

Mengenai pelaku sudah diamankan atau belum, Novi masih belum bisa memberikan jawaban.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.