Minggu, 14 Jun 2026 17:12 WIB

Karapan Sapi Piala Gus Muhaimin: Lestarikan Budaya, Bangkitkan Ekonomi

Karapan Sapi Piala Gus Muhaimin di Stadion Kerapan Sapi R.P Moh Noer Bangkala (Foto: Fauzi for jatimnow.com)
Karapan Sapi Piala Gus Muhaimin di Stadion Kerapan Sapi R.P Moh Noer Bangkala (Foto: Fauzi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Karapan Sapi Piala Gus Muhaimin digelar di Stadion Kerapan Sapi R.P Moh Noer Bangkalan, Minggu (26/2/2023). Lomba tersebut diikuti 48 pasang sapi se Pulau Madura.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar mengatakan, lomba tersebut digelar sebagai bentuk pelestarian budaya. Sebab, budaya karapan sapi sangat digemari masyarakat Madura sejak dahulu hingga saat ini.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Ini sebagai bentuk melestarikan tradisi dan budaya Madura. Dari lomba karapan ini juga menunjukkan sportivitas masyarakat cukup baik," tutur Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin menyebut, lomba ini sekaligus sebagai ajang menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar. Sebab, dengan adanya event kerapan, banyak wisatawan hadir dan penjual yang berasal dari warga setempat juga berkumpul.

"Ini bisa membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar dan juga menarik wisatawan untuk datang ke sini," tambah dia.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Dia mengaku bangga terhadap mental masyarakat Madura yang dinilai tangguh dan kreatif. Tak hanya itu, masyarakat Madura juga dinilai memiliki sikap solid dan kekeluargaan yang kuat.

Diketahui, karapan sapi digelar selama dua hari sejak kemarin dengan kerap keni (kerapan kecil) yang diikuti 64 pasang sapi, terbagi menjadi tiga kategori. Kategori Grup A sebanyak 32 pasang, Grup B 16 pasang dan Grup C 16 pasang sapi.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Sedangkan puncak acara hari ini adalah kerap raja (kerapan besar) diikuti 48 pasang sapi, di antaranya 6 pasang dari Sumenep, 6 pasang dari Pamekasan, 6 pasang dari Sampang, 30 pasang lainnya dari Bangkalan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.