Sabtu, 13 Jun 2026 10:35 WIB

Guru Cabul Keracunan Fantasi Seks, 7 Murid Jadi Sasaran

Guru cabul hanya bisa menutupi wajahnya setelah ditangkap Unit PPA Polrestabes Surabaya. (foto: Farizal tito/jatimnow.com)
Guru cabul hanya bisa menutupi wajahnya setelah ditangkap Unit PPA Polrestabes Surabaya. (foto: Farizal tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) berinisial AR (31) yang tinggal di kawasan Tambaksari Surabaya telah diamankan dan tetapkan tersangka oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Penangkapan guru cabul berbadan tambun ini lantaran tega berbuat tak senonoh kepada muridnya. Aksi ini tidak lepas dari fantasi seks yang dilihatnya di media sosial.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Wardi Waluyo mengatakan bahwa tindakan pencabulan itu dilakukan sebanyak empat kali kepada tujuh muridnya. Pencabulan pertama pada 13 Januari 2023, kemudian 20 dan 21 Januari 2023, terakhir pada 11 Februari 2023.

"Peristiwa ini dilakukan oleh AR terhadap tujuh muridnya secara bertahap dua orang, kemudian dua orang, dan dua orang. Serta satu orang dengan empat waktu yang berbeda," ujar Wardi di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (25/2/2023).

Modus tersebut dilancarkan kepada muridnya ketika jam pelajaran berlangsung. Saat itu dua muridnya dibawa ke luar dengan membawa dua hasduk untuk menutup mata dan mengikat tangan.

"Para korban, akan melakukan gerakan atau posisi yang diperintahkan AR. Setelah tercapai tujuan kembali ke kelas seperti tidak terjadi apa-apa," terang Wardi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah melakukan itu, korban tak ingin datang ke sekolah. Setelah ditelusuri, korban bercerita mendapat perlakuan buruk dari gurunya.

"Kemudian pada 16 Februari 2023, orang tua murid melapor ke Polrestabes Surabaya," bebernya.

Setelah diinterogasi, AR tega melakukan aksi tak terpuji karena keracunan dengan fantasi seks yang dilihat di media sosial. Meski begitu, pihak Polrestabes Surabaya akan terus mendalami motif lain yang dilakukan guru cabul.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Kami akan menindaklanjuti dan mendalami dulu, mungkin ada indikasi atau motif lain dari pengakuan yang disampaikan tersangka terkait fantasinya," jelas dia.

Menurut informasi, pihak sekolah di mana AR mengajar telah memberhentikan per 15 Februari 2023 lalu.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.