Selasa, 16 Jun 2026 20:52 WIB

Gunung Bawah Laut di Pacitan Diduga Ada Sejak Jutaan Tahun, Nihil Vulkanisme

Pertemuan BIG dengan Pemkab Pacitan membahas gunung bawah laut (Foto: Humas Pemkab Pacitan)
Pertemuan BIG dengan Pemkab Pacitan membahas gunung bawah laut (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

jatimnow.com - Badan Informasi Geospasial (BIG) menyampaikan bahwa gunung bawah laut yang ditemukan di barat daya perairan Pacitan tidak memiliki aktivitas vulkanisme.

Kepala Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai BIG, Yosep Dwi Sigit Purnomo menjelaskan, gunung bawah laut di Pacitan tidak memiliki tanda-tanda vulkanisme dan tanda gunung berapi.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

"Gunung bawah laut yang ditemukan oleh BIG lebih pada adanya penampakan topografi," ujar Yosep di Pacitan, Jumat (24/2/2023).

Katanya, penampakan topografi yang dimaksud adalah dasar laut yang naik setinggi 2200 meter, dari dasar 6000 meter. Dasar laut itu naik akibat tunjangan dari lempeng Indo-Australia.

"Hingga saat ini belum diketahui dampak positif maupun dampak negatif. Juga belum ada potensi bahaya dari penampakan gunung bawah laut itu," papar Yosep.

Sebab, lanjutnya, gunung bawah laut ini sudah ada jutaan tahun yang lalu secara geologis. Hanya baru ditemukan ketika BIG bersama badan riset nasional (BRIN) melakukan survei.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

"Dari survei menemukan ada penampakan tinggi. Menurut dokumen International Hydrographic Organization (IHO), bahwa ketinggian di atas 1000 meter bisa disebut gunung," papar Yosep.

Dia merinci bahwa di Indonesia ada 10 gunung di bawah laut.

"Ada di NTT (Nusa Tenggara Timur) dan NTB (Nusa Tenggara Barat). Tahun 2020 lalu juga ditemukan gunung bawah laut dinamai Gunung Pakek," bebernya.

Baca Juga: Gempa Tektonik M6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Sementara Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menambahkan, dengan hasil kajian tersebut, masyarakat diminta tidak perlu khawatir terhadap temuan gunung bawah laut tersebut.

"Karena sudah dipastikan tidak memiliki aktivitas vulkanisme, yang artinya bukan gunung berapi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.