Jumat, 12 Jun 2026 00:06 WIB

Potret Jalan Menuju Sekolah di Pacitan Akibat Terdampak Longsor

Siswa di Pacitan melewati jalan terjal ketika berangkat sekolah (Foto: Doyok for jatimnow.com)
Siswa di Pacitan melewati jalan terjal ketika berangkat sekolah (Foto: Doyok for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan siswa SDN 3 Kemuning, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan bertaruh nyawa ketika berangkat ke sekolah. Mereka harus melintasi jalan yang terdampak longsor sejak November 2022 lalu.

Kondisi itu membuat para guru mendatangi rumah para siswa SD ini, yang tidak bisa ke sekolah.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

"Karena jalan menuju ke sekolah rawan longsor dan banjir, akhirnya kami yang mendatangi rumah mereka untuk mengajar," ujar salah satu guru SDN 3 Kemuning, Murtini, Jumat (23/2/2023).

Hal itu dilakukan Murtini dan guru lainnya, karena pihak sekolah ingin agar para siswa itu tetap bisa mendapatkan pendidikan.

Kondisi jalan yang rusak akibat material longsor, juga menjadi tantangan para guru untuk sampai ke rumah siswa-siswa itu.

"Jaraknya lumayan, sekitar 10 kilometer dari sekolah," ungkap Murtini.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Bahkan, lanjut Murtini, aktivitas itu sudah dilakukan sejak tiga bulan terakhir.

"Kasihan kalau mereka yang harus sekolah, karena jalannya membayakan. Ini kami lakukan agar pembelajaran terus berlanjut," tambah dia.

Menurutnya, kondisi itu telah diketahui Dinas Pendidikan Pacitan. Bahkan dinas ini sudah berkomunikasi dengan instansi lain untuk memberi solusi terkait persoalan yang dialami warga Kemuning tersebut.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

"Kami telah mengomunikasikan kepada DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Pacitan, terkait dengan akses jalan dan jembatan yang terdampak longsor tersebut," papar dia.

Dia mengaku komunikasi itu dilakukan untuk meminta bantuan agar dilakukan penanganan secara darurat. Karena selain menjadi akses pendidikan, jalan itu juga menjadi akses vital bagi 106 Kepala Keluarga di wilayah tersebut.

Pembangunan akses baru di wilayah itu juga sangat diharapkan warga. Agar perekonomian, kesehatan hingga pendidikan di daerah itu kembali normal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.