Jumat, 19 Jun 2026 18:09 WIB

Cuaca Ekstrem Jatim, Dinas Pendidikan Surabaya Larang Siswa Liburan Luar Kota

ilustrasi.
ilustrasi.

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) melarang para pelajar untuk berkegiatan sekolah ke luar kota. Karena buruknya cuaca di Jawa Timur beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan peringatan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Jatim mengalami cuaca ekstrem. Sehingga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, banjir bandang, puting beliung, dan tanah longsor untuk dataran tinggi.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan pihaknya langsung mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 400.3/4551/436.7.1/2023 terkait himbaun cuaca ekstrem tanggal 21 Februari 2023.

"Tidak melakukan kegiatan sekolah di luar Kota Surabaya dan daerah rawan bencana alam, misalnya pesisir pantai dan lereng gunung yang rawan longsor serta banjir bandang," kata Yusuf, Kamis (23/2/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Yusuf juga meminta kepada pihak sekolah untuk mengimbau pelajar atau siswa siswi, setelah kegiatan pembelajaran di sekolah selesai untuk segera langsung pulang ke rumah.

"Apabila terjadi hujan tidak berteduh di bawah pohon, bangunan yang rapuh, papan reklame, dan lain-lain. Tidak bermain (di sungai) berenang/mandi, memancing ikan, gorong-gorong, sungai, waduk dan tambak," imbuh dia.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak bermain di sungai. Lantaran cuaca di kota Surabaya sedang memasuki musim hujam dan angin kencang.

"Saya sudah sering mengimbau, jangan pernah bermain di sungai. Sekarang ini musim hujan, arusnya itu deras. Mau alasan cari ikan, cari apa, wes jangan dekati sungai. Kalau mau mancing dari atas jembatan, bukan turun ke bawah, apa lagi berenang," pungkasnya

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.