Rabu, 17 Jun 2026 13:12 WIB

Jenazah Hancur Korban Ledakan Petasan di Blitar Diserahkan pada Keluarga

Jenazah korban di dalam peti mati akan segera diserahkan pada kekuarga. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Jenazah korban di dalam peti mati akan segera diserahkan pada kekuarga. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jenazah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa ledakan di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar akan diserahkan pada keluargnya.

Saat ini jenazah masih berada di RSUD Srengat karena proses identifikasi terhadap jenazah masih belum keluar. Jenazah yang diduga kuat adalah Betrisza Neswa Roszi (17) ini dalam kondisi hancur sehingga sulit dikenali.

Baca Juga: Rentetan 3 Ledakan di Jawa Timur Jelang Lebaran, Rumah hingga Masjid Rusak

Meskipun begitu polisi akan segera menyerahkan jenazah ini ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono mengatakan pihak keluarga telah menyatakan ikhlas dan meminta jenazah untuk diserahkan. Mereka juga membuat surat pernyataan tidak melakukan penuntutan terhadap kejadian tersebut. Polisi menghormati keinginan pihak keluarga untuk segera memakamkan korban.

Baca Juga: 2 Ledakan Keras di Kediri, Polisi Selidiki Dugaan Penimbunan Bubuk Mercon

"Secara penelitian dan penyelidikan sampel nya sudah kita ambil, kita sangat menghormati keinginan keluarga untuk itu meskipun hasil identifikasi belum keluar kita akan serahkan jenazah tersebut," ujarnya, Kamis (23/02/2023).

Kondisi jenazah yang tidak utuh dan hancur membuat proses identifikasi berjalan lama. Tim dari Labfor Polda dan forensik melakukan uji sampel darah dan tulang. Hal ini dikarenakan kondisi jenazah tidak memungkinkan untuk dikenali. Proses identifikasi ini membutuhkan waktu hingga 1 minggu. Selama proses tersebut jenazah korban diberi label mr X.

Baca Juga: Korban Ledakan Mercon di Jember, Tubuh Alami Luka Bakar 50 Persen

"Tapi karena ada permintaan dari keluarga dan kami sangat menghormati maka jenazah kami serahkan," tuturnya.

Sebelumnya 4 korban tewas dalam peristiwa ledakan ini. Tiga korban telah berhasil teridentifikasi. Mereka berstatus sebagai ayah dan anak. Ketiga korban yang teridentifikasi ini adalah  Sudarman (65), Arifin(29) dan Deni Widodo (23).

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.