Sabtu, 20 Jun 2026 08:44 WIB

Bandar Pil Koplo Itu Sudah 2 Tahun Beroperasi, Berikut Kronologinya...

  • Penulis :
  • | Sabtu, 10 Mar 2018 16:10 WIB
Petugas menunjukkan barang bukti dan tersangka di kantor BNNK Surabaya.
Petugas menunjukkan barang bukti dan tersangka di kantor BNNK Surabaya.

jatimnow.com - Diputusnya peredaran 588 ribu pil koplo jenis double L oleh BNNK (Badan Narkotika Nasional Kota) Surabaya, mengungkap sejumlah fakta.

Sebab, dari hasil pemeriksaan sementara, kedua orang yang ditangkap, ternyata sudah dua tahun beroperasi.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Lantas bagaimana proses terbongkarnya jaringan bandar ratusan ribu pil koplo ini? Kepala BNNK Surabaya, AKBP Suparti menjelaskan, terbongkarnya jaringan itu bermula dari ditemukannya pelajar SMA di Rungkut Surabaya yang sudah kecanduan pil koplo pekan lalu.

Dari interogasi pelajar tersebut, munculah nama AD, remaja 22 tahun asal Rungkut Tengah, Surabaya.

"AD kemudian kita tangkap pada Kamis (8/3/2018) kemarin di rumahnya. Tapi kami malah mendapatkan sabu dua poket. Pil koplonya nihil," beber Suparti saat ditemui jatimnow.com di kantornya, Sabtu (10/3/2018).

Setelah menangkap AD, lanjut Suparti, pihaknya bermaksud mengembangkannya. Dengan harapan, penyuplai sabu ke AD bisa diamankan. Kendati AD menyebut sebuah nama, yaitu YS. Namun setelah YS disergap di rumahnya, ternyata bukan sabu yang ditemukan.

"Kami malah menemukan satu kardus besar berisi pil koplo," sebutnya.

Baca Juga: BNN Integrasikan Materi Anti Narkoba di Kurikulum Baru

YS sendiri disergap di rumahnya di Rungkut Mapan, Surabaya pada Jumat (9/3/2018) sekitar pukul 22.00 Wib. YS merupakan remaja 19 tahun, sepupu dari AD.

Setelah diamankan dan diperiksa, petugas BNNK Surabaya berhasil mengantongi identitas penyuplai (bandar) pil koplo yang selama ini menyuplai YS. Bandar itu berinisial MT (43), pria asal Wonokromo Surabaya.

"Darisanalah, MT kami sergap di Jalan Joyoboyo (bukan Jalan Diponegoro seperti berita sebelumnya), tepatnya di dekat SPBU. Saat itu MT sedang mengemudikan mobilnya," sambung Suparti.

Setelah disergap, mobil MT digeledah. Dan benar, anggota BNNK Surabaya yang saat itu dipimpin langsung oleh AKBP Suparti, menemukan 5 kardus besar berisi pil koplo. Kardus itu disembunyikan MT dibagian belakang mobil dengan cara ditutup karpet. MT inilah yang selama ini menyuplai pil koplo ke YS.

Baca Juga: Puluhan Personel Polres Tulungagung Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres

"Saat ini mereka kami limpahkan ke teman-teman kepolisian. Sebab, jeratan mereka adalah undang-undang kesehatan. Dan itu bukan ranah kami," pungkas mantan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya ini.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.