Minggu, 14 Jun 2026 22:04 WIB

Sarapan Pagi Cegah Obesitas, Ini Penjelasan Pakar Gizi

Pemaparan dosen gizi di Universitas Esa Unggul Jakarta, Nazhif Gifari. (Foto: PT Ajinomoto for jatimnow.com)
Pemaparan dosen gizi di Universitas Esa Unggul Jakarta, Nazhif Gifari. (Foto: PT Ajinomoto for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pekan sarapan nasional yang diperingati setiap 14-20 Februari dijadikan momentum untuk mengedukasi tentang betapa pentingnya sarapan untuk memulai aktivitas sehari-hari.

"Dalam memulai aktivitas kita sehari-hari kita harus membekali tubuh dengan zat gizi yang diperlukan seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral, itulah kenapa sarapan sangat penting. Jika anak-anak kita ingin proses belajarnya penuh konsentrasi, di pagi hari harus selalu sarapan,” ujar Dosen Gizi di Universitas Esa Unggul Jakarta, Nazhif Gifari, saat memberi edukasi tentang pentingnya sarapan bersama PT Ajinomoto Indonesia, Rabu (22/2/2023).

Baca Juga: Dalang Bowo Edukasi Gizi untuk Anak-anak di Kediri Lewat Wayang Kardus

Menurut Nazhif, menu sarapan harus mengandung sumber energi dan serat yang cukup, serta penting juga untuk diperhatikan anjuran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tentang pembatasan asupan gula, garam, lemak (GGL), agar terhindar dari masalah kesehatan seperti penyakit degeneratif.

"Ada banyak sekali manfaat sarapan, diantaranya, mencegah dehidrasi setelah puasa sepanjang malam, menstabilkan glukosa darah, mencegah hipoglikemia, mencegah obesitas, meningkatkan fungsi kognitif, dan meningkatkan semangat belajar serta beraktivitas pada anak,” lanjutnya.

Sementara, Head of Public Relation Department PT Ajinomoto Indonesia Grant Senjaya menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, angka stunting di Indonesia pada tahun 2021 silam tercatat sebesar 24,4 persen

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

"Hingga saat ini selain obesitas, stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan serius di Indonesia. Risiko stunting tersebut dapat dicegah, salah satunya lewat sarapan bergizi," ujar Senjaya.

Menurut dia, sarapan sangat penting untuk kesehatan tubuh, apalagi untuk anak, sarapan sangat memengaruhi pola hidup dan tumbuh kembang mereka.

Baca Juga: Ajinomoto Fasilitasi Sertifikasi Halal 500 UMKM Jabar dan Jatim

"Sehubungan dengan hal tersebut dan sejalan dengan momentum Pekan Sarapan Nasional (PESAN), kami mengadakan inisiatif ini untuk menggaungkan pentingnya sarapan pagi terutama untuk anak-anak melalui pembagian sarapan bergizi dan pemaparan mengenai pentingnya sarapan yang disampaikan oleh Bapak Nazif Ghifari," jelas dia.

Ajinomoto berharap inisiatif yang dilakukan di Pekan Sarapan Nasional 2023 ini dapat menginspirasi anak-anak Indonesia dan para orangtua agar sadar dan akan pentingnya sarapan sehat.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.