Minggu, 14 Jun 2026 19:36 WIB

Jombang Diguyur Hujan 7 Jam, Banjir Rendam 4 Kecamatan

Banjir mengenangi jalan dan rumah warga di Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Banjir mengenangi jalan dan rumah warga di Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur Kabupaten Jombang pada Selasa (21/2/2023) kemarin, membuat sejumlah desa yang ada di 4 kecamatan terendam banjir.

Air banjir ini merupakan luapan dari beberapa sungai yang melintasi di beberapa desa yang ada di kecamatan tersebut.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Ada 4 kecamatan (terendam banjir) meliputi, Kecamatan Mojoagung, ada 4 desa. Kecamatan Sumobito ada 3 desa. Kecamatan Ploso 1 desa dan Kecamatan Jombang ada 1 desa," ungkap Arik Ridayanto, petugas BPBD Provinsi Jatim, Rabu (22/2/2023).

Ia merinci, desa-desa yang terendam air banjir di Kecamatan Mojoagung itu meliputi Desa Betek, Desa Mancilan, Desa Kademangan dan Desa Tejo. Sedangkan di Kecamatan Sumobito yakni Desa Madipuro, Desa Talunkidul dan Desa Budugsidorejo.

"Untuk desa yang ada di Kecamatan Jombang itu Desa Pulolor, dan Desa di Kecamatan Ploso itu Desa Bawangan," ujarnya.

Ada beberapa desa yang paling parah terendam air banjir. Yakni desa di Kecamatan Sumobito dan desa di Kecamatan Jombang.

"Desa Pulolor dan Desa Talunkidul, Dusun Balongsono," ucapnya.

Ia mengatakan ketinggian air di Dusun Balongsono, Desa Talunkidul, itu mulai dari 10 hingga 150 centimeter.

Baca Juga: Info Cuaca Jatim, Probolinggo Waspada Hujan Lebat, Daerah Lain Terkendali

"Air berasal dari aliran sungai kali gunting dan bermuara di dam Balongsono. Penyebabnya terjadi curah hujan yang tinggi," paparnya.

Ia menjelaskan curah hujan yang tinggi itu terjadi mulai dari hulu hingga hilir sungai, sehingga debit air naik.

"Hujan terjadi sekitar 7 jam," tegasnya.

Sementara itu, Hadi Sucipto warga setempat mengatakan hujan deras terjadi sejak pukul 17.00 sampai 23.00 WIB pada hari Selasa kemarin. Kondisi ini membuat sungai tidak bisa menampung debit air.

Baca Juga: BMKG Cabut Status Siaga, Tersisa 5 Daerah Waspada Hujan di Jatim

"Sehingga air meluber ke dusun. Desa Talunkidul ada 3 dusun terdampak. Yakni Dusun Balongsono, kedua Dusun Kedungwesi, ketiga Dusun Sedamar," ujarnya.

Ia menjelaskan kondisi air terdalam ada di Dusun Balongsono. Ketinggian air mencapai 1 meter.

"Di RT 5 itu yang paling dalam. Air di dalam rumah sampai masuk setinggi 20 centimeter, kalau di jalan sekitar satu meter," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.