Senin, 22 Jun 2026 21:39 WIB

Kelola Sampah, Pemkot Mojokerto Jajaki Kerjasama dengan Empat Perusahaan Jepang

Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo bersama beberapa pimpinan perusahaan dari Jepang (Foto: Fauzan for jatimnow.com)
Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo bersama beberapa pimpinan perusahaan dari Jepang (Foto: Fauzan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah (Pemkot) Mojokerto menjajaki kerjasama terkait pengelolaan sampah dengan tiga perusahaan asal Jepang.

Ketiga perusahaan asal Jepang itu adalah PT Panasonic Gobel Life Solutions Sales, PT Ajinomoto Indonesia, PT Yakult Indonesia Persada, dan PT Marubeni Indonesia, serta waste management start-up Rekosistem.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Kehadiran sejumlah perusahan asal Jepang yang ada di Mojokerto tersebut untuk menawarkan kerjasama dalam pengelolaan sampah di Kota Mojokerto.

Pertemuan dan diskusi yang digelar di ruang Pambojana Rumah Rakyat atau rumah dinas walikota Mojokerto ini juga bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Diskusi lintas sektor ini juga dihadiri Asisten Pemerintah dan Kesra, Bappedalitbang, BPKPD, DLH, Diskopukmperindag, DPUPR Perakim, dan Bagian Pemerintahan.

Targetnya, jumlah sampah yang berakhir di TPA Randegan dapat berkurang, sehingga memperpanjang fungsi pemakian TPA tersebut.

Baca Juga: Atasi Sampah Kota Batu, Desa Oro-Oro Ombo Mulai Skema Pilah dari Sumber

"Saya melihat ini skema yang bagus yang bisa dikolaborasikan. Karena ini akan memberikan dampak yang luar biasa didalam menjaga kelestarian lingkungan hidup," kata Sekretaris Daerah Gaguk Tri Prasetyo, Selasa (21/2/2023).

Sementara Chief Operating Officer Rekosistem, Joshua Valentino menjelaskan, mekanisme kolaborasi pengelolaan sampah yang ditawarkan yaitu dimulai dengan edukasi pemilahan sampah kepada warga, kemudian pengumpulan sampah. Sampah jenis anorganik akan diangkut ke Waste Station untuk disortir kembali lebih detail oleh pihak Rekosistem.

Hasilnya sortir sampah anorganik akan didistribusikan kepada perusahan recycling. Sementara sampah organik akan diangkut menuju TPA Randegan, bisa dimanfaatkan untuk kompos, budidaya maggot, dan lain-lain.

Baca Juga: Dukung Pengelolaan Sampah di Jember, Satib Serahkan Bantuan Kendaraan Roda Tiga

"Untuk warga yang telah melakukan pemilahan akan mendapat insentif senilai Rp 500/kg. Sedangkan warga yang mau mengantar sendiri sampah mereka ke Waste Station akan mendapat reward senilai Rp800 per kilogram," jelas Joshua.

Selain adanya insentif, Rekosistem juga memfasilitasi penggunaan teknologi digitalisasi dalam mekanisme tersebut. Salah satunya agar data jumlah sampah tiap harinya dapat dipantau secara real time dan perhitungan kokektif jumlah yang terpilah, terdaur ulang dan tidak akan lebih mudah.

Perlu diketahui, pengelolaan sampah dengan mengurangi jumkah sampah yang berakhir di TPA menjadi sangat penting. Mengingat timbunan sampah yang makin bertambah setiap harinya dapat menimbulkan berbagai polusi, baik air, udara, dan tanahk yang tentu akan merugikan warga dan makhluk hidup lainnya di sekitar lokasi TPA.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.