Kamis, 18 Jun 2026 10:45 WIB

Jejak Perakitan dan Potongan Tubuh dalam Ledakan Petasan di Blitar

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 21 Feb 2023 18:09 WIB
Kabid Labfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo didampingi Kabid Humas Kombes Pol Dirmanto saat memberikan keterangan soal update ledakan petasan di Blitar (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Kabid Labfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo didampingi Kabid Humas Kombes Pol Dirmanto saat memberikan keterangan soal update ledakan petasan di Blitar (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polda Jatim menerjunkan dua Tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menyelidiki ledakan petasan di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

"Sesuai dengan perintah Bapak Kapolda, kami mengirim dua tim untuk menangani kasus ledakan di Blitar," tegas Kabid Labfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo kepada wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (21/2/2023).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Menurut Sodiq, tim pertama bertanggungjawab menemukan bahan peledak di lokasi. Sedangkan tim kedua adalah tim DNA yang membantu identifikasi korban yang dilakukan DVI Biddokkes Polda Jatim.

Sodiq menambahkan, tim tersebut telah melakukan identifikasi dan olah TKP. Hasilnya, ditemukan beberapa barang bukti, di antaranya tiga panci, wajan, pecahan logam dan ada puntung rokok.

"Dari hasil pemeriksaan cepat yang kami lakukan hari ini, alhamdulillah bisa kami temukan. Pertama, di TKP juga ditemukan bahan yang masih asli, hanya berbentuk belerang. Jadi mungkin ada proses pembuatan di sana. Belum kami temukan bahan yang lain," jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium oleh Bid Labfor, hasilnya adalah bahan peledak itu mengandung kalium klorat, alumunium dan sulfur.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Itu merupakan bahan peledak. Kalau dicampur menjadi bahan peledak jenis low explosive atau bahan isian mercon, atau bahan isian bondet. Sampai saat ini hasilnya seperti itu," papar Sodiq.

Dia melanjutakan, Tim DNA juga membantu Tim DVI Biddokkes Polda Jatim yang didukung Rumah Sakit Bhayangkara Kediri dan RSUD Srengat.

"Kami juga telah membawa 20 potongan tubuh manusia. Ada tulang, ada daging, ada rambut, dan yang lain. Ditambah dua darah dari keluarga korban yang untuk menentukan siapa korban satunya. Karena di antaranya 4 meninggal dunia di TKP, 3 sudah bisa diidentifikasi. Tinggal 1 yang belum," tegasnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Dan untuk proses lebih lanjut, berkaitan dengan DNA, karena jumlah barang buktinya lumayan banyak, dan banyak tulangnya, kami mungkin butuh waktu yang lebih. Mohon waktu," tambah Sodiq.

Dia menyatakan bahwa penanganan low explosive lebih susah daripada high explosive. Karena low explosive sangat sensitif terhadap getaran geseran dan tekanan, bahkan saat terkena air pun dapat meledak sendiri. Dan saat diangkat jatuh, juga bisa meledak sendiri.

"Memang kami temukan puntung rokok di TKP. Namun kami masih identifikasi secara DNA, apakah betul rokok itu dari korban. Kami mohon waktu, dan mudah-mudahan dapat kami berikan hasilnya yang maksimal. Secepatnya kami update," punkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.