Kamis, 18 Jun 2026 11:52 WIB

Terlalu! Tangan Jahat Usik Warga Terdampak Ledakan Petasan di Blitar

Warga melakukan pembersihan dan angkut perabotan yang selamat (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga melakukan pembersihan dan angkut perabotan yang selamat (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga yang terdampak ledakan petasan di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar mulai membersihkan rumahnya, Selasa (21/2/2023).

Reruntuhan genteng dan tembok yang memenuhi rumah mulai dibersihkan. Mereka juga berusaha memindahkan perabotan yang masih dapat digunakan ke lokasi lain. Pembersihan bisa dilakukan setelah petugas melepas garis polisi yang sebelumnya dipasang untuk keperluan identifikasi dan olah TKP.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono mengatakan, proses olah TKP yang dilakukan oleh Tim Labfor dan Inafis Polda Jatim dianggap sudah selesai, sehingga garis polisi dilepas.

Dengan dilepasnya garis polisi itu, warga yang rumahnya terdampak ledakan petasan bisa melakukan aktivitas pembersihan.

"Olah TKP kami anggap sudah cukup dan garis polisi bisa dilepas," tegas Argowiyono, Selasa (21/2/2023).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Meski garis polisi sudah dilepas, tapi polisi masih tetap memberlakukan penutupan akses di lokasi pada malam hari. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penjarahan.

Banyaknya warga sekitar yang berkunjung untuk melihat lokasi ledakan, membuat petugas kewalahan dalam hal pengamanan.

"Untuk itu akses ke lokasi akan ditutup malam hari, untuk menghindari adanya aksi penjarahan. Kemarin sudah ada warga yang melapor kehilangan barangnya," tuturnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Sementara dari pantauan lapangan, warga dibantu dengan sejumlah petugas melakukan pembersihan di sekitar lokasi.

Puing reruntuhan yang berada di dalam rumah warga mereka bersihkan bersama-sama. Beberapa warga juga memilih untuk mengungsi sementara ke rumah saudaranya, dengan membawa lemari hingga kulkas.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.