Senin, 22 Jun 2026 03:52 WIB

Sederet Strategi Khofifah dalam Mengendalikan Inflasi 2023 di Jatim

Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam acara High Level Meeting dan Rakor Forkopimda Jatim di Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam acara High Level Meeting dan Rakor Forkopimda Jatim di Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membeberkan sederet strategi pengendalian inflasi Tahun 2023. Salah satu fokusnya adalah kecukupan komoditas beras.

Khofifah mengatakan, trend inflasi di Jatim per Januari 2023 berangsur stabil, bila dibandingkan Januari 2022.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Untuk menekan pemicu inflasi, perlu kordinasi kuat, sinergi dan juga upaya memonitoring keterjangkauan harga. Serta pola distribusi dan memastikan ketersediaan pasokan," ungkap Khofifah dalam acara High Level Meeting dan Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Jatim, di Hotel JW Mariot, Surabaya, Senin (20/2/2023).

Khofifah menyebut, bahan pokok yang signifikan menjadi penyumbang inflasi, salah satunya beras. Namun dia bersyukur, saat ini harganya sudah berangsur stabil.

"HET beras Rp9.450 per kilogram (kg). Hingga saat ini di Surabaya terpantau pada kisaran harga Rp8.800 per kilogram dan diikuti oleh sejumlah daerah lain," ungkapnya.

Khofifah menilai, belum meratanya harga beras, lantaran terdapat tiga wilayah di Jatim yang masih memiliki rank harga beras tinggi.

"Di Jatim masih terdapat harga yang lumayan tinggi, di antaranya Sumenep, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Harga beras di tiga daerah itu Rp12.000," ungkapnya.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Menurutnya, keberhasilan menekan pola inflasi ini cukup efektif bila menggunakan sistem stokist, tanpa ada pola pengurangan bahan di pasaran.

"Sekarang bagaimana distribusinya bisa lebih digencarkan dan dipastikan tidak ada kekurangan stok di masing-masing pasar. Dan ini efektif bila menggunakan pola stokist," papar dia.

"Tidak usah menunggu komoditas logistik dari Bulog ke pasar. Kita ada stokist di beberapa pasar. Dan 23 Maret ini kita akan masuk bulan ramadan, kita sama-sama, di mana melakukan penyiapan distribusi dipastikan aman," tambah Khofifah.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Sehingga ke depan, memasuki bulan ramadan, stok beras di Jatim sudah dapat dipastikan aman dan siap edar di pasar-pasar.

"Stok (beras) aman dan kita ingin menyampaikan di minggu ketiga Februari ini kita akan panen 60.000 ton, insyaAllah hingga minggu keempat Februari 70.000 ton. Dan Maret stok beras kita mencapai 1 juta 50 ton. Jadi sangat cukup," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.