Selasa, 16 Jun 2026 08:01 WIB

Petasan di Blitar itu Meledak 3 Kali, Dipicu Aktivitas Meracik

Tim Jibom Polda Jatim menyisir lokasi ledakan petasan di Blitar (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Tim Jibom Polda Jatim menyisir lokasi ledakan petasan di Blitar (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim bersama Polres Blitar Kota terus medalami meledaknya petasan di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Terbaru, tim gabungan ini menemukan titik ledakan dan jumlah bahan peledak yang menewaskan empat orang dan menghancurkan 25 rumah warga setempat.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono mengatakan, titik ledakan diduga berada di bagian belakang rumah milik Sudarman, salah satu korban tewas dalam peristiwa itu.

Di titik itulah, tiga warga lainnya yang tewas, yaitu Arifin, Widodo dan Wawa diperkirakan meracik bubuk mesiu atau black powder untuk dijadikan petasan.

"Berdasarkan informasi dari tim Jibom, pusat ledakan berada di belakang. Kemungkinan dapur, makanya sedang didetailkan oleh tim Labfor posisi-posisi ruangannya seperti apa," jelas Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Senin (20/2/2023).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Di titik itu, tim juga menemukan panci-panci yang diduga sebagai tempat penyimpanan bubuk mesiu. Ada tiga panci berukuran 3 sampai 5 kilogram. Namun Argowiyono belum bisa memastikan terkait jumlah bahan peledak di sana. Hanya diperkirakan sekitar 10 sampai 15 kilogram.

"Terkait jumlahnya baru prediksi-prediksi saja belum bisa dipastikan. Dengan melihat kondisi kerusakan pastinya cukup besar. Kalau dilihat dari panci itu kan isinya 3 sampai 5 kilogram. Tapi kita tidak tahu ini panci penuh atau sedikit. Kemungkinan sekitar 10 hingga 15 kilograman," tambahnya.

Terkait berapa kali ledakan itu terjadi, Argowiyono menyebut, berdasarkan keterangan saksi, mereka mendengar hingga tiga kali. Pertama berukuran besar, dua ledakan berukuran kecil.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Ledakannya itu sendiri dari saksi menyebut tiga kali. Pertama itu yang besar, terus kemudian yang kecil-kecil dua kali," tegas dia.

Ledakan hebat itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Minggu (19/2/2023). Akibat peristiwa ini, 4 orang dipastikan tewas, 6 orang terluka dan 25 rumah rusak.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.