Sabtu, 13 Jun 2026 08:17 WIB

Pemkot Surabaya Kirim Dokter dan Psikolog ke Lombok

Wali Kota Risma saat memimpin pengemasan bantuan ke Lombok/Foto: Istimewa
Wali Kota Risma saat memimpin pengemasan bantuan ke Lombok/Foto: Istimewa

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menyalurkan bantuan kelima kalinya untuk masyarakat yang terkena musibah bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kali ini, Pemkot Surabaya berencana akan mengirimkan dokter, perawat dan psikolog, Senin (11/8/2018) besok.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“2 dokter untuk membantu operasi besar dan 5 perawat untuk membantu operasi kecil. Kami juga mengirim psikolog untuk menghilangkan sejenak musibah yang dialami masyarakat di sana, utamanya anak-anak supaya lebih kuat,” ujar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memimpin pengemasan bantuan ke Lombok, Sabtu (10/8/2018).

Tidak hanya tenaga medis, Wali Kota Risma juga menyiapkan beberapa barang yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di sana seperti, gen set, pompa air dan penjernih air.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga membelikan peralatan medis mulai dari obat-obatan untuk operasi dan baju operasi.

“Barang-barang semacam itu tidak ada, makanya kami belikan,” terang perempuan kelahiran Kediri tersebut.

Saat ini, kata dia, Pemkot Surabaya mendirikan 3 posko di Lombok yakni, di Desa Gangga, Desa Penangan Timur dan Desa Bayam. Ketiga posko tersebut terus dibuka hingga kondisi benar-benar kondusif.

“Sampai saat ini, mereka masih ketakutan tinggal di rumah dan masih tinggal di tenda-tenda,” ungkap wali kota sarat akan prestasi itu.

Tidak hanya 3 daerah tersebut, Pemkot Surabaya juga memantau dan terus membangun komunikasi dengan petugas yang ada disana untuk memastikan daerah-daerah mana saja yang belum mendapat bantuan.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

“Kita terus mendengar komunikasi dengan petugas yang ada disana,” tandasnya.

Risma memastikan, berbagai macam bantuan yang dikirim Pemkot Surabaya sudah tepat sasaran. Sebab, Pemkot telah bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok agar menerima berbagai macam bantuan yang telah dikirim.

“Nanti petugas akan menyampaikan ke kita kalau barang sudah dikirim, termasuk menginformasikan daerah-daerah mana saja yang belum tercover bantuan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Risma terlibat aktif memerintahkan anak buahnya saat mengemasi berbagai jenis bantuan yang berasal dari masyarakat Surabaya. Bahkan, terlihat ia ikut memilah beberapa jenis pakaian dan celana.

“Pisahkan antara pakaian anak anak dan orang dewasa, jangan sampai tertukar. Kalau sudah langsung dimasukkan ke dalam dus,” perintahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.