Sabtu, 20 Jun 2026 08:54 WIB

Akademisi Unair Temukan Antibakteri Unggas Alami Berbahan Meniran dan Sambiloto

Prof. Dr. Ir. Sri Hidanah MS. (Foto: HUmas UNair)
Prof. Dr. Ir. Sri Hidanah MS. (Foto: HUmas UNair)

jatimnow.com- Akademisi Universitas Airlangga (Unair) Profesor Sri Hidanah berhasil menemukan antibakteri alami untuk ternak jenis unggas. Berbahan dari ekstrak daun meniran dan sambiloto, yang merupakan hasil dari penelitiannya.

Meniran dengan nama latin Phyllanthus Niruri Linn dan Sambiloto (Andrographys Paniculata) ini diteliti, dan diketahui memiliki kandungan zat yang mampu menekan berkembang biaknya bakteri berjenis Salmonella Pullorum, atau jenis bakteri yang bisa menyebabkan kematian pada unggas.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Profesor Sri Hidanah mengatakan, penelitian ini meniran sudah dilakukan sejak tahun 2012 lalu, dan baru-baru ini muncul ide untuk menggabungkannya dengan sambiloto menjadi antibakteri unggas alami.

"Melihat peluangnya, hal ini mudah ditemukan di sekitar dan bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan peternak. Apalagi, antibiotik growth promotor (AGP) yang biasa dipakai dilarang untuk digunakan," kata profesir Hidanah dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/2/2023).

Sedangkan, AGP atau antibiotik berlebih yang dicampur ke pakan ternak demi pertumbuhan unggas itu berbahaya, lantaran kandungan zat dapat tertinggal di dalam daging.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

"Pemakaian AGP dilarang karena meninggalkan zat sisa di daging ayam atau unggas yang lain. Oleh sebab itu kami mencari pengganti AGP ini dengan bahan alam," jelasnya.

Untuk itu, kualitas dari produk yang dihasilkan dengan penggunaan zat berbahan alami, nanti diharapkan dapat meningkat.

"Dengan menggunakan bahan alami maka hasil daging lebih sehat, telur yang dihasilkan lebih baik karena tidak ada zat sisa antibiotik. Jadi telur dan daging lebih sehat untuk dikonsumsi oleh manusia," tambahnya.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Inovasi yang telah mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) ini kedepan akan dikembangkan lagi menjadi bentuk paling kecil yang disebut nano.

"Untuk pembuatan sediaan nano ini kita akan berkolaborasi dengan industri dan sedang kami tindak lanjuti, sehingga penggunaan antibakteri ini dapat dicampur dengan pakan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.