Jumat, 19 Jun 2026 19:55 WIB

Sesal Senior Penganiaya Mahasiswa Politeknik Pelayaran Surabaya

Tampang AJP, mahasiswa Poltekpel Surabaya yang menganiaya yuniornya hingga meninggal (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Tampang AJP, mahasiswa Poltekpel Surabaya yang menganiaya yuniornya hingga meninggal (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - AJP, mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya yang menganiaya MR, yuniornya hingga meninggal, akhirnya meminta maaf dan menyesali perbuatannya.

Mahasiswa berumur 19 tahun asal Banyuurip Surabaya itu telah mengenakan baju tahanan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Saat dihadapkan ke kamera wartawab, AJP terus menundukkan kepala dengan kondisi tangan terborgol.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pemuda berambut cepak itu sesekali bicara, dengan suara terdengar bergetar dan terbata-bata.

"Saya sangat menyesali perbuatan saya. Saya mohon maaf," ucap AJP saat ditanyai Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Muhammad Fakih dalam rilis kasus, Jumat (17/2/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

AJP ditetapkan sebagai tersangka dan ditahap setelah memukul uluhati MR sebanyak dua kali dengan tangan kosong. Akibat itu, MR meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Surabaya.

Kasus itu terbongkar setelah M Yasin, ayah MR melihat sejumlah luka pada jenazah anaknya. Yasin lalu melapor ke Polsek Gununganyar, hingga kasus itu ditangani Unit Resmob Polrestabes Surabaya hingga tuntas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Proses ekshumasi atau pembongkaran makam di Mojokerto, tampat tinggal korban dilakukan untuk proses autopsi jenazah. Langkah itu ditempuh untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban.

Sebelumnya dalam pemeriksaan, AJP mengaku membawa MR ke kamar mandi kampus dengan alasan pembinaan dari senior terhadap yunior. Di kamar mandi kampus itulah, pemukulan dilakukan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.