Senin, 15 Jun 2026 06:46 WIB

Waspada Lur! Debit Air Sungai Bengawan Solo Siaga II Trend Naik

Petugas BPBD Bojonegoro saat memantau ketinggian air Sungai Bengawan Solo. (Foto: Misbahul Munir/Jatimnow.com)
Petugas BPBD Bojonegoro saat memantau ketinggian air Sungai Bengawan Solo. (Foto: Misbahul Munir/Jatimnow.com)

jatimnow.com - Debit air Sungai Bengawan Solo terus mengalami kenaikan. Sesuai papan pengukur tinggi muka di Taman Bengawan Solo (TBS) Pada jum'at (17/02/2023) puku 13.00 WIB ketinggian muka air mencapai 13,87 meter dangan status siaga kuning atau siaga II dengan trend naik.

Meningkatnya debit air sungai Bengawan Solo itu disebabkan curah hujan yang tinggi dibeberapa wilayah hulu atau daerah Jawa Tengah. Ini membuat membuat debit air di Bendungan Gajah Mungkur meningkat sehingga harus dialirkan ke wilayah hilir.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Selain itu curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah yang dilintasi aliran sungai juga menambah debit air sungai terpanjang di pulau Jawa tersebut naik.

Kalaksa BPBD Bojonegoro Ardian Orianto mengatakan kondisi sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro saat ini berstatus waspada siaga kuning atau siaga dua dengan antisipasi trend naik.

"Untuk itu masyarakat yang berada di sekitaran bantaran sungai (Bengawan Solo) diharapkan untuk tetap waspada, dan meningkatkan kesiap-siagaannya," ucap Ardian.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Terpantau dari papan pengukur tinggi muka di Taman Bengawan Solo (TBS) pada Jumat (17/02/2023) pukul 10.00 WIB tinggi muka air mencapai 13,74 meter. Selanjutnya pada 11.00 WIB ketinggian muka air meningkat menjadi 13,80 meter. Kemudian terbaru pada pukul 13.00 WIB kembali naik menjadi 13,87 meter atau meningkat 3 sampai 5 centimeter setiap jamnya.

Terlihat dari pantauan di lokasi sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro tengah bersiaga disejumlah titik dan melakukan pengecekan pintu doorlock serta menyiapkan 500 sandbag sebagai langkah antisipasi bila terjadi luapan.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Sementara itu, menurut salah satu warga Kelurahan Ledok Kulon yang tinggal di bantaran sungai, Muhammad Irfan, sejak pagi tadi air sungai Bengawan Solo sudah mulai meluap dan menggenangi sebagian pekarangan depan rumahnya.

"Kelihatannya air akan terus naik mas, sejauh ini masih biasa, nanti kalau naik lagi baru bersiap menyelamatkan barang-barang," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.