Selasa, 16 Jun 2026 22:23 WIB

Pasutri asal Nganjuk jadi Partner in Crime, 30 Kali Curi Motor

Tiga pelaku Curanmor saat press conference di halaman Polres Kediri Kota. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Tiga pelaku Curanmor saat press conference di halaman Polres Kediri Kota. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasangan suami istri (Pasutri) asal Nganjuk ini menjadi partner in crime dalam arti yang sebenarnya. Keduanya kompak 30 kali aksi pencurian motor, di antaranya di Kediri.

Pasangan suami istri YM (28) dan NA (22) yang tinggal di rumah kontrakan Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk kini diamankan Satreskrim Polres Kediri Kota. Polisi juga menangkap AA (33) asal Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban sebagai penadah.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra mengatakan, ada empat kejadian yang dilakukan oleh pelaku di wilayah hukumnya. Terakhir, mereka menggasak motor milik jemaah di Masjid Al Fatah Dusun Kasraman, Desa Kraton, Kecamatan Mojo pada Senin (23/1/2023). Saat itu korban tengah menunaikan salat isya'.

Lainnya, mereka menggasak motor di area parkir SDN Kanyoran 2, Desa Kanyoran, di depan PT BDI Desa Tiron, Kecamatan Banyakan serta di dekat musala Desa Kalirong, Kecamatan Tarokan

"Pelaku ini sudah menjalankan aksinya sebanyak 30 kali di wilayah Kediri Kota, Kediri Kabupaten, dan Kabupaten Nganjuk," katanya dalam press conference di halaman Polres Kediri Kota, Senin (13/2/2023).

Dalam aksinya, tambah Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Tomy Prambana keduanya kompak berbagi peran. Motor dinaiki oleh NA lalu didorong oleh YM saat pemiliknya lengah.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

"Istrinya NA membawa motornya dan didorong menggunakan kaki oleh YM," jelasnya.

Lanjut Tomy Prambana, barang motor curian tersebut lalu dikumpulkan di kontrakan milik pelaku YM dan NA di Desa Tanjungtani Kecamatan Prambon, Kabupaten Kediri. Setelah itu dijual kepada AA (penadah) di daerah Kabupaten Tuban yang kemudian dijual kembali secara online.

"Ada sebanyak 16 unit motor curian yang berhasil kami amankan dari pelaku," lanjut Tommy.

Baca Juga: Pencurian Motor Milik Juragan Kambing di Probolinggo Terekam CCTV

Berdasarkan pengakuannya, lanjut Tomy, pelaku menjalankan aksinya sebanyak 30 kali dari tahun 2022 hingga 2023. Sedangkan, hasil dari penjualan motor curian tersebut digunakan oleh pelaku untuk membayar utang beserta cicilan.

"Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan kasusnya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.