Rabu, 17 Jun 2026 23:24 WIB

Targetkan KLA Kelas Dunia, DPRD Surabaya: Tambah Wahana untuk Anak

Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Surabaya memiliki hajat besar untuk meraih predikat sebagai Kota Layak Anak (KLA) kelas dunia. Peraturan Daerah (Perda) perubahan pun dikebut bersama Komisi D DPRD Surabaya.

Hal itu pun juga menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah, menurut Laila sapaan akrabnya, agar target itu dapat terealisasi dengan tepat, Pemkot Surabaya juga perlu menambah fasilitas-fasilitas penopang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saya ingin menambahkan kalau ingin menjadi Kota Layak Anak (KLA) dunia, harus ada wahana yang menarik untuk anak dan tempat dan sarana prasarana bermain mereka yang memadai," ucap Laila, Senin (13/2/2023).

Menurut politisi PKB Surabaya itu, menjadi Kota Layak Anak merupakan tugas berat. Karena, baik pemerintah maupun warganya harus kompak saling menjaga anak-anak saat bermain ataupun belajar dilingkungan masing-masing.

"Anak-anak fasenya bermain ya harus bermain, fasenya belajar ya harus belajar, baru nanti ketika dia menginjak remaja, dewasa, barulah mereka diajari bagaiman berkreatifitas yang bisa menghasilkan keuntungan buat dirinya," beber dia.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Ia juga menambahkan, selain menambah fasilitas penunjang publik, Pemkot Surabaya juga harus memastikan tak ada lagi kasus-kasus kekerasan anak, baik secara fisik ataupun psikis.

"Fenome mengemis atau mempekerjakan atau mengajak anak bekerja, anak-anak itu harus segera ditindak, tidak boleh itu," imbuh dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Jika dua hal itu bisa terealisasi, pihaknya optimis KLA kelas dunia yang menjadi target bisa segera terverifikasi tahun ini.

"Saya optimis, Surabaya mampu mendapat predikat Kota Layak Anak berkelas dunia, tinggal bagaimana nanti Pemkot mensosialisasikan kepada warga pentingnya menjaga tumbuh kembang anak disetiap lingkungan masing-masing," tandas Laila.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.