Selasa, 16 Jun 2026 00:55 WIB

Bupati Pacitan Akui Temuan Gunung di Bawah Laut, Dinamai Aji?

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. (Foto: IG Indrata Nur Bayuaji)
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. (Foto: IG Indrata Nur Bayuaji)

jatimnow.com - Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan informasi yang telah didapatkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) bahwa ada temuan gunung bawah laut di wilayah perairan Pacitan.

"Saya mendapatkan informasi bahwa ada gunung bawah laut di tempat kita (Kabupaten Pacitan). Informasi ini disampaikan BIG (Badan Informasi Geospasial),” ujar Indrata Nur Bayuaji, Minggu (12/1/2023).

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Di menjelaskan, bahwa lokasinya berada 200 kilometer barat data Pacitan.

"Ya kalau diibaratkan Pacitan ke Surabaya," kata Aji, sapaan akrab Indrata Nur Bayuaji.

Dia mengaku telah dimintai tolong untuk memberikan nama gunung bawah laut. Tetapi orang nomor satu di Pacitan ini masih memikirkan nama yang pas untuk gunung bawah laut itu.

Yang jelas bukan Aji namanya. Mungkin ada warga yang mau mengusulkan nama gunung bawah laut itu?" tanya Aji.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Berdasarkan informasi, tinggi gunung bawah laut itu memiliki tinggi 2.300 meter dari dasar laut tersebut. Sedangkan diameternya lebih dari 10 kilometer itu.

Aji berharap temuan gunung bawah laut itu bisa menjadi berkah bagi Pacitan, bukan malah sebaliknya.

“Kami berdoa temuan gunung bawah laut ini adalah kabar baik dan bukan menjadi suatu ancaman. Tapi, berkah,” terangnya.

Baca Juga: Gempa Tektonik M6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Dari informasi, jelas dia, kemunculan gunung bawah laut berdasarkan fenomena tumbukan lempeng Indo-Australia di Samudera Hindia. Analisa tersebut diungkapkan BIG setelah mereka melakukan proses survei dan pemetaan dengan inventarisasi sumber-sumber alam.

Disisi lain, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Erwin Andriatmoko mengungkapkan, gunung bawah laut itu tidak muncul tiba-tiba.

“Ini akibat tumbukan lempeng Indo-Australia. istilahnya seperti lantai yang ada tonjolannya. Nah, tonjolan itu disebut roo rise,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.