Minggu, 21 Jun 2026 04:24 WIB

Hilang Usai Hujan-hujan, Balita di Bojonegoro Ditemukan Tewas Tenggelam

Proses evakuasi korban, RT bocah 3 tahun asal Desa Pengkol Kecamatan Tambakrejo oleh BPBD Bojonegoro bersama tim SAR gabungan (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Proses evakuasi korban, RT bocah 3 tahun asal Desa Pengkol Kecamatan Tambakrejo oleh BPBD Bojonegoro bersama tim SAR gabungan (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang balita berinisial RT (3) asal Desa Pengkol, Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Sungai Tinggang wilayah Desa Bancer, Kecamatan Ngraho, Minggu (12/2/2023).

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sedang bermain hujan-hujan bersama temannya pada Sabtu (11/2/2023) sekira pukul 13.30 WIB. Selang beberapa saat setelah hujan reda korban diketahui tidak kunjung pulang. Pihak keluarga merasa ada yang janggal kemudian berupaya mencari korban.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Namun hingga menjelang petang atau 16.00 WIB korban tidak kunjung ditemukan. Peristiwa itu pun kemudian dilaporkan pada Pemdes setempat selanjutnya diteruskan ke Polsek Tambakrejo dan BPBD Bojonegoro.

Kalaksa BPBD Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto mengungkapkan setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian terhadap korban bersama potensi SAR gabungan.

"Korban sudah diketemukan sekitar pukul 10.30 WIB di Sungai Tinggang Desa Bancer Kecamatan Ngraho," ujar Ardian.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

Menurut Ardian, korban ditemukan dengan jarak sekitar 2 kilometer dari titik awal. Setelah dievakuasi oleh tim SAR gabungan korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

"Korban sudah dievakuasi dan selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan," tutupnya.

Terpisah, Kapolsek Tambakrejo Iptu Thohir menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau penyebab kematian lainnya. Pihak keluarga pun juga tidak bersedia untuk dilakukan pemeriksaan autopsi yang dinyatakan dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Terdakwa Anak dalam Kasus Tewasnya Balita di Kediri Divonis 4 Tahun, Ibu Menangis

"Berdasarkan pemeriksaan medis korban dinyatakan meninggal dunia karena tenggelam, dan selanjutnya korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.