Senin, 15 Jun 2026 11:05 WIB

Kebut Verifikasi KLA Dunia, DPRD: Perlu Perlindungan dan Partisipasi Warga

Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - DPRD bersama Pemkot Surabaya berupaya mengebut perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Anak. Perda itu, nantinya akan menjadi acuan Surabaya terverifikasi sebagai Kota Layak Anak (KLA) dunia.

"Masyarakat dan anak-anak perlu berperan aktif dalam rencana daerah kota layak anak, supaya hasilnya bisa dinikmati langsung untuk anak-anak Surabaya," ucap Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, Kamis (9/2/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Untuk mengebut perubahan perda tersebut, Ajeng mengaku telah berkoordinasi dengan Kelompok Masyarakat Peduli Perlindungan Anak (KMPPA) tentang perubahan perda Penyelenggara Perlindungan Anak nomor 6 tahun 2011, harus diubah dengan mengikuti UU 8 tahun 2016 penyandang disabilitas, UU 12 tahun 2022 TPKS, lalu PP 78 tahun 2021 tentang perlindungan khusus dan Perpres 25 tahun 2021 tentang Kota Layak Anak.

"DPRD memang harus berpartisipasi penuh dalam penyelenggaraan perlindungan anak, baik dalam pemenuhan rumah aman dan penanganan korban supaya masa depan anak korban kekerasan, HIV/AIDS, narkoba tetap terpenuhi kebutuhan pendidikannya, kesehatannya dan pemberdayaan untuk masa depan anak yang lebih terjaga," jelas Politisi Gerindra Jatim itu.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Selain itu, untuk menjaga predikat KLA kelas dunia ini, pihaknya juga mengaku telah memberikan terobosan berupa pendidikan khusus, tentang bagaimana risiko pernikahan dini, bahaya stunting bagi ibu muda, hingga bagaimana menjaga sistem reproduksi.

"Usualan saya berikutnya yaitu kesehatan reproduksi masuk dalam bidang pendidikan penyelenggaraan perlindungan anak," tandas dia. (ADV) 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.