Sabtu, 20 Jun 2026 21:50 WIB

Saat Milenial di Lamongan Adu Kreatif dalam Meracik Kopi

Para milenial di Lamongan adu meracik kopi (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Para milenial di Lamongan adu meracik kopi (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tradisi ngopi menjadi kegiatan rutin warga di sela waktu senggang. Di Lamongan, kopi telah jauh berkembang di tangan kreatif anak-anak muda.

Inovasi membuat seduhan kopi yang autentik serta menambah berbagai kesan di lidah penikmatnya mulai merambah kalangan milenial di Kota Soto.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Mereka menggelar lomba kreativitas meracik kopi. Belasan barista pun adu kepiawaian menggunakan alat modern.

"Bagi barista seperti kita, meracik kopi mempunyai kenikmatan tersendiri. Meski tidak sepopuler di kota lain seperti Surabaya dan Malang kopi ini memiliki pecinta dan makin meluas di Lamongan," ujar barista peserta lomba, Frega di Mundus Coffee, Kamis (9/2/2023).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kepiawaian peserta barista diuji dari bagaimana cara meracik kopi manual dengan metode V-60, cara menyeduh, hingga rasa atau after test yang ditinggalkan kopi.

"Kegiatan ini digelar pertama kali secara mandiri. 16 barista berpartisipasi. Selain itu juga ada sharing, edukasi dan teknik yang dibagikan kepada para barista," ungkap Sandy selaku juri.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sandy yang juga panitia berharap agar berbagai gebrakan dan inovasi yang dilakukan pecinta kopi oleh kalangan milenial dapat mewarnai tumbuh kembang UMKM di Lamongan.

"Harapannya bisa makin luas. Kegiatan anak-anak muda yang positif ini supaya terus ke arah lebih baik. Barista-barista lokal juga bisa berbicara banyak di event regional dan nasional lainya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.