Senin, 15 Jun 2026 08:50 WIB

Kronologi Ibu di Madiun Bakar Bayinya yang Baru Lahir

Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo (Foto: Humas Polres Madiun)
Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo (Foto: Humas Polres Madiun)

jatimnow.com - Is (36), ibu yang tega membakar bayinya di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun masih mendapat perawatan di rumah sakit, karena masih belum stabil setelah melahirkan.

Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo menjelaskan, awalnya pelaku sakit hati karena dituduh selingkuh oleh suaminya.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Sebelum melahirkan bayinya, pelaku memakan durian, buah jambu hingga teh pahit. Dan pada Senin (6/2/2023) sore, perut pelaku merasa sakit dan mules, sehingga berbaring di kamar.

"Kemudian tiba tiba pelaku merasa akan keluar janin. Pelaku tidak langsung ke bidan atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan," ujar Anton, Rabu (8/2/2023).

Begitu janinnya keluar, pelaku ingat dengan tuduhan suaminya tersebut.

"Seketika itu juga pelaku membawa janin yang habis dilahirkan di atas perapian tungku pembakaran di dapur rumah," jelasnya.

Tak berselang lama, sekitar pukul 17.30 WIB, Senin itu, ibu pelaku datang ke rumah pelaku, karena curiga anaknya tidak keluar rumah sejak Jumat.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

"Pelaku tinggal bersama anak pertama dan masih kelas 4 SD. Hanya saja saat kejadian anaknya tidak ada. Ibu pelaku tinggal di rumah sebelah," tambah Alumni Akpol Tahun 2003 itu.

Setelah masuk ke rumah, Ibu pelaku melihat banyak darah di kamar anaknya itu. Juga bau busuk menyengat. Sementara pelaku sudah tidak berada di rumahnya.

"Ibu pelaku memanggil adik pelaku untuk mencari keberadaan pelaku, tapi tidak ditemukan. Lalu memanggil tetangga untuk masuk ke dalam mencari sumber bau. Dari itu bayi tersebut ditemukan dalam tungku dalam kondisi sudah gosong," papar Anton.

Baca Juga: PLN UPT Madiun Lakukan Perawatan Jaringan Tanpa Pemadaman

Saat ditemukan, bayi itu sudah meninggal terbakar dan hanya tersisa sedikit tangan yang sudah menghitam.

"Tidak ada yang membantu proses melahirkan pelaku. Pelaku juga tidak tahu bahwa saat itu dia akan melahirkan," tambahnya.

Sementara setelah mendapat laporan, Tim Satreskrim Polres Madiun dipimpin Kasat AKP Danang Eko Abrianto akhirnya mengamankan pelaku saat bersembunyi dalam hutan dekat rumahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.