Minggu, 21 Jun 2026 07:05 WIB

Heboh Klaim Foto Pria Lamongan jadi Model Bungkus Rokok, Ini Hasil Telaah Polisi

Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Komang Yogi Arya Wiguna. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Komang Yogi Arya Wiguna. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Lamongan menanggapi kehebohan pria di Lamongan yang mengaku tereksploitasi akibat fotonya dijadikan model bungkus rokok berbagai merk.

Klaim itu dilakukan terhadap foto yang sering kita lihat yakni seorang bapak yang menggendong anaknya sambil merokok.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Perkara ini dilaporkan ke Polres setempat pada 2019 lalu oleh yang bersangkutan Edy Santoso (45) warga Lingkungan Geneng Indah, Kelurahan/Kecamatan Brondong.

"Foto yang dipermasalahkan tersebut adalah foto dirinya bersama anaknya sambil merokok yang dibuat pada hari, tanggal dan bulan lupa pada tahun 2001 di depan Bank Nusamba Brondong alamat Jalan Raya Brondong," kata Kasatreskrim, Polres Lamongan, AKP Komang Yogi Arya Wiguna kepada wartawan, Rabu (8/2/2023).

Menurut penuturan pelapor, foto itu diambil pada 2001 silam bersama putranya yakni Edy Firlana yang kala itu berusia 9 bulan yang kini genap menginjak umur 23 tahun.

"Sudah dilakukan tindakan, antaranya menggali keterangan terhadap pelapor, Kementerian Kesehatan, kemudian dari Inafis Polda Jatim, dan juga dari beberapa pelaku usaha di bidang rokok," ungkapnya.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Kata Komang, pelapor mangaku dulu pelapor melakukan pemotretan hanya untuk salah satu produsen rokok. Namun, ia merasa aneh karena fotonya terpampang di berbagai bungkus merk rokok.

"Setelah dilaksanakan gelar perkara, pengaduan telah dinyatakan belum memenuhi syarat materiil perkara yang diadukan, dan belum bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan sehingga terhadap pengaduan tersebut telah dihentikan penyelidikan dikarenakan tidak diketemukan peristiwa pidana dan telah diterbitkan SP2HP," tandas Komang.

Komang juga menyebut, pihaknya juga telah memanggil dan meminta keterangan perusahaan rokok. Diketahui jika perusahaan rokok sebelum memakai gambar juga telah meminta izin kepada instansi terkait, dalam hal ini ada Kemenkes dan juga instansi pemerintah yang lain.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Dengan dasar hasil gelar perkara penyelidikan tersebut, kita lakukan penghentian penyelidikan, karena memang itu belum masuk tahap sidik dan masih dalam tahap penyelidikan. Kita sudah hentikan penyelidikannya dan dari para pihak juga sudah kita kirimkan SP2P juga," pungkasnya.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan para saksi yang sudah dikumpulkan penyidik, lanjut Komang, diperoleh informasi jika foto yang digunakan sebagai peringatan merokok di kemasan rokok tersebut diambil bukan di Indonesia tapi dari Thailand.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.