Sabtu, 20 Jun 2026 00:59 WIB

Anggota Polisi Edarkan Narkoba, Kapolrestabes Surabaya: Pecat Saja

  • Penulis :
  • | Kamis, 09 Agu 2018 21:52 WIB
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan

jatimnow.com - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan dipastikan tidak akan mentolelir perbuatan Brigadir Angga, anggota Polsek Tenggilis yang terbukti mengedarkan narkoba. Apalagi saat ini, Angga sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Kepada sejumlah wartawan Rudi kembali memberikan keterangannya. "Sontoloyo itu, ngapain ngurusin dia (Angga), pecat saja," tegas Rudi di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (9/8/2018).

Diambahkan Rudi, sebagai Kapolrestabes Surabaya, tugasnya tidak hanya mengurus Angga. Melainkan masih ada ribuan (sekitar 3.000) anggota lainnya.

"Proses hukumnya berjalan, proses tindakan kode etik dan disiplin tengah ditangani. Tunggu saja," sambungnya.

Sementara informasi yang didapat jatimnow.com menyebut, Angga memang selama ini memiliki track record buruk berkaitan dengan narkoba. Meski sejumlah teman seangkatan dan pimpinan sudah mengingatkan, Angga tetap saja bandel dan malah menjadi pengedar.

Angga sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan sejak dirinya ditangkap Unit Idik 1, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dua pekan lalu. Angga ditangkap setelah unit itu menangkap 2 orang pengguna sabu berinisial D dan H yang biasa membeli sabu kepada Angga.

Di internal kepolisian, Angga juga menjadi perbincangan. Rata-rata rekan seprofesinya menyayangkan langkah yang diambi Angga, masuk ke lingkaran narkoba. Sebab selama ini, semua pihak sudah mengingatkan Angga termasuk keluarganya sendiri.

"Dulu sempat berhenti, lha kok sekarang malah ngedar (menjadi pengedar narkoba)," cetus seorang anggota polisi di Polrestabes Surabaya.

Reporter : Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.