Senin, 15 Jun 2026 09:29 WIB

Pelaku Pembacokan Pesilat di Lamongan Mulai Terkuak

Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha dan jajaran saat mencoba menenangkan massa pesilat yang demo di Mapolsek Babat (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha dan jajaran saat mencoba menenangkan massa pesilat yang demo di Mapolsek Babat (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaku pembacokan terhadap pesilat di Lamongan mulai terkuak. Polisi menyebut sudah mendapat titik terang dalam perkara tersebut.

Hasil itu didapat Tim Khusus Polsek Babat dan Tim Joko Tingkir Satreskrim Polres Lamongan, setelah sepekan melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Komang Yogi Arya Wiguna menyebut bahwa sosok pelaku pembacokan sudah dikantongi.

"Masih kita dalami, kita periksa saksi dan korban secara mendalam. Sudah ada titik terang, 15 pelaku pengeroyokan dan pembacokan teridentifikasi sebagai anggota perguruan silat juga," papar Komang, Senin (6/1/2023).

Melihat kronologi pembacokan, Komang meyakini jika korban memang telah diincar para pelaku. Hal itu terlihat dari kecenderungan pelaku yang sudah mempersiapkan skema penyerangan dari barang senjata tajam (sajam) yang dibawa.

"Lebih lanjut kita lihat dan menunggu fakta terbarunya," jelasnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Soal identitas pelaku, Komang masih merahasiakan. Namun ia menyinggung dari keterangan para saksi, diduga ada yang menyebut pelaku berasal dari warga Lamongan, warga luar daerah.

"Menurut penyelidikan sementara terduga pelaku diyakini berasal dari warga lokal, ada juga yang menyatakan warga luar daerah," paparnya.

Komang pun berharap agar kasus ini segera terungkap.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

"Doakan lancar. Nanti kalau sudah clear akan kami update perkembangannya," pungkasnya.

Sebelumnya, kasus pembacokan itu menimpah MHI (23), warga Desa/Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Insiden terjadi pada Minggu (29/1/2023) dini hari di Jalan Raya Nasional Surabaya-Semarang, Desa Gembong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Peristiwa itu memicu gejolak massa hingga berujung aksi demo di Mapolsek Babat pada Senin (30/1/2023). Dalam aksinya mereka meminta pelaku pembacokan ditangkap.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.