Kamis, 18 Jun 2026 10:42 WIB

Perayaan 1 Abad NU, Bupati Jombang Berangkatkan Ribuan Nahdliyin

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, saat berada dalam acara doa bersama muassis NU di Pendopo Kabupaten setempat.(Humas Pemkab Jombang for jatimnow.com)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, saat berada dalam acara doa bersama muassis NU di Pendopo Kabupaten setempat.(Humas Pemkab Jombang for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan nahdliyin asal Jombang memastikan berangkat ke Sidoarjo, untuk menghadiri perayaan 1 abad hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di stadion Gelora Delta, pada 7 Februari.

Hal ini disampaikan Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyebut jutaan nahdliyin dipastikan hadir di stadion kebangaan warga Kota Delta itu.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Dari Kabupaten Jombang akan memberangkatkan jamaah NU atau peserta sebanyak 6.665 orang dengan 74 bus, 110 Isuzu Elf, 75 armada Ishari dan 26 mobil pribadi," ungkapnya, Senin (6/2/2023).

Bupati menjelaskan, berdasarkan hasil rapat teknis disepakati beberapa hal. Untuk pemberangkatan Banser akan dilakukan sejak 6 Februari atau sehari sebelum pelaksanaan.

"Pemberangkatan Banser, dimulai 6 Februari 2023 pukul 08.00 di Pemkab Jombang. Pemberangkatan Ishari, 6 Februari 2023 pukul 19.30 di ring road Mojoagung. Selanjutnya pemberangkatan tim konfigurasi Muslimat 6 Februari 2023 pukul 21.00 WIB di pendopo Kabupaten Jombang," paparnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, pemberangkatan jamaah NU dari masing-masing MWC NU menuju empat titik kumpul paling lambat pukul 21.00 WIB, sudah berada di titik kumpul yang telah ditentukan.

"Jamaah dari Kabupaten Jombang akan ditempatkan di zona 1D yakni di perum Pondok Mutiara bersama dengan Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten Ngawi serta Kabupaten Ponorogo. Untuk kepulangan rombongan, Kabupaten Jombang pukul 20.00 – 21.00 WIB dari Sidoarjo," paparnya.

Bupati mengatakan, pada harlah 1 Abad NU mengangkat tema Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru.

"Penetapan tema ini didasarkan pada salah satu hadits Rasulullah SAW tentang lahirnya pembaharu di setiap satu abad," katanya.

Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Ia menyebut bahwa kontribusi NU sangat banyak, baik itu di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, kemasyarakatan sampai politik.

"NU punya semangat luar biasa. NU telah melahirkan banyak tokoh yang berperan membangun bangsa dan negara. Sudah banyak contohnya, ada yang jadi presiden, menteri, pejabat publik, pengusaha, dan kiai serta nyai yang luar biasa. Kecintaan NU terhadap negara juga sudah tertuang dalam lagu, Yaa Lal Wathon," jelasnya.

"Warga nahdliyyin harus bersyukur karena telah memasuki usia satu abad dan harus menyambut Harlah 1 Abad NU ini dengan suka cita. Sepanjang usia itu, para ulama NU telah meletakkan ajaran-ajaran yang baik di masa lalu," sambung Bupati.

Bupati mengatakan, untuk saat ini yang perlu dilakukan oleh seluruh masyarakat, terutama generaso muda, adalah mengambil sesuatu yang baru, yang lebih baik.

Baca Juga: Menghitung Arah Muktamar NU: Siapa Berpeluang Menang?

"Saya berpesan kepada seluruh banom dan organisasi NU akan senantiasa berkhidmat penuh kepada NU, tetap berkomitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan membumikan ajaran Islam Ahlussunnah Wal jaimaah (Aswaja) An-Nahdliyah," bebernya.

Bupati menyebut, momentum 1 Abad NU tentunya menjadi momen sakral, dimana usia NU sudah cukup matang, dan ini sebenarnya momentum buat semua kaum nahdliyin untuk bisa berkontribusi, bagaimana menatap masa depan, dan terlibat di dalamnya.

"Kita berharap NU tetap menjadi pelopor mengkampanyekan ajaran Islam yang Rahmatan Lil ’Alamin. Semoga NU pada abad kedua nantinya bisa semakin besar dan mendunia dalam menebarkan ajaran-ajaran aswaja," pungkasnya. (ADV)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.