Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

Pemkab Lamongan Gelar Operasi Pasar Atasi Kenaikan Harga Beras

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) saat meninjau pelaksanaan operasi pasar di Pasar Sidoharjo (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) saat meninjau pelaksanaan operasi pasar di Pasar Sidoharjo (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seiring dengan merangkaknya harga beras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggalakan operasi pasar.

Operasi pasar itu menggandeng Bulog sebagai pihak pemasok. Operasi digelar dua hari. Pada Sabtu (4/2/2023) dilakukan di Pasar Sidoharjo dan Pasar Babat dengan kuota beras mencapai 6 ton.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sementara pada Minggu (5/2/2023), digelar di kawasan utara Lamongan, tepatnya di Pasar Blimbing, Kecamatan Paciran.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes) berharap dengan digelarnya operasi pasar ini bisa menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras serta menekan inflasi.

"Selain stabilitas harga beras dan mengendalikan inflasi, juga mudah-mudahan bisa memenuhi pasokan beras sampai saat panen raya di Lamongan yang jatuh pada Maret mendatang," terang Pak Yes, Sabtu (4/2/2023).

Harga beras operasi pasar ini adalah Rp 9.450 ribu per kilogram. Sedangkan di pasaran merangkak di harga Rp11 hingga 12 ribu per kilogram untuk beras medium. Bahkan beras premium mencapai Rp14 ribu per kilogram.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Distribusi Beras SPHP

Pak Yes memastikan, melalui operasi pasar ini ketersediaan pasokan beras aman hingga ramadan tahun ini.

"Kita tahu panen padi masih satu bulan lagi. Tapi saya pastikan ketersediaan beras di Bulog masih aman hingga panen raya dan persediaan beras kita melimpah. Sehingga mengadapi ramadan dan Idhul Fitri stok beras di Lamongan aman," terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bulog Bojonegoro, Sugeng Hardjono mendukung rencana Pak Yes dalam pemulihan ekonomi, utamanya keterjangkauan harga bahan pokok masyarakat.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Realisasi panen akan bertambah banyak. Artinya penurunan harga beras akan mencapai signifikan dan mencapai goal HET (Harga Eceran Tertinggi) beras," terangnya.

Menurut data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, selain beras, ada beberapa komoditas pangan lain seperti bawang merah dan tomat juga mengalami kenaikan harga di angka Rp1.000 hingga 5.000. Meski demikian, cabai merah besar, cabai rawit dan bawang merah justru mengalami penurunan di angka Rp5.000 di pasaran.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.