Rabu, 17 Jun 2026 08:27 WIB

Nostalgia Bioskop Lawas Kediri, Kaki Digigit Tikus saat Nonton Adegan Panas

Bangunan bekas gedung bioskop Jaya yang kini jadi gudang Satpol PP Kota Kediri. (foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Bangunan bekas gedung bioskop Jaya yang kini jadi gudang Satpol PP Kota Kediri. (foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dunia hiburan era 80-90an tentu tak seberagam saat ini. Bioskop mungkin jadi satu-satunya jujukan para generasi saat itu, untuk sekadar menikmati waktu luang atau sedang PDKT, alias pendekatan di akhir pekan.

Generasi di Kota Kediri jamak melakukan hal tersebut. Di era itu, sedikitnya ada lima bioskop yang rutin memutar film-film baru, baik produksi Asia, Bollywood maupun film-film Indonesia dengan beragam genre. Ada Bioskop Garuda di kawasan pecinan, Jaya, Sentral, Kencana di Setono Betek, dan Pagora.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Menarik untuk mengenang kembali masa-masa jaya aktris Febby Lawrence dan Sally Marcelina. Pecinta Warkop DKI, juga pasti kangen dengan tawa yang dihadirkan Dono, Kasino dan Indro, dalam lawakan berbalut scene-scene ‘nakal’ tanpa sensor.

Salah satu pecinta film di era itu, Dani Jatmiko (47) punya banyak kenangan tentang bioskop di Kediri. Dia sudah cukup hafal, genre film-film yang diputar di masing-masing bioskop.

“Bioskop Sentral dan Kencana rata-rata memutar film India,” kenang Dani, Sabtu (4/2/2023).

Bioskop Garuda, lanjut Dani lebih sering memutar film-film Asia. Film Indonesia dengan adegan panas juga acap diputar di bioskop yang berada Jalan Yos Sudarso itu. Bioskop ini jadi pilihan utama kaum adam sebelum Jaya.

“Suzana (horor), Warkop DKI dan Catatan Si Boy itu juga rame yang nonton. Saya termasuk,” tambahnya.

Dia juga masih ingat betul di mana ketika asyik menonton, tiba-tiba kakinya digigit tikus. Peristiwa menyebalkan itu terjadi tepat saat adegan bercinta Selly dan Donny setelah pulang dari pesta pernikahan dalam film Bebas Bercinta (1995), yang diperankan Inneke Koesherawati dan Ibra Azhari.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Selain scene-scene yang ikonik, tentu banyak perbedaan antara bioskop lawas dan era kini. Hal ini juga kerap memunculkan sentimen nostalgia tersendiri.

“Sekarang ada aplikasi, beli tiket lewat online. Dulu, harus antre panjang. Ada pengamanannya orangnya gede-gede. Anak-anak muda sekarang enak,” kata Dani.

Promo film dulu juga dilakukan sangat sederhana. Di Jaya, informasi film hari itu disampaikan menggunakan kain yang dipajang di depan bioskop. Sekarang promosi dibuat semenarik mungkin dalam beragam media.

“Dulu sepertinya masih menggunakan kain untuk bahan promo. Gambarnya juga seperti tanpa sensor,” seloroh Novi, yang juga pecinta film 90-an.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Soal ini, anak-anak 90-an juga kerap ‘protes’. Di mana film-film lawas terkesan bebas-bebas aja. Namun, sekarang justru terlihat lebay dengan sensor-sensor yang ada.

“Sekarang (kartun) spongebob aja disensor, ya kan?,” Novi heran.

Saat ini cerita dan deretan bioskop itu hanya tinggal kenangan. Beberapa bahkan sudah berganti rupa bangunan seperti Kencana yang kini jadi Ramayana Kediri.

Hanya Garuda dan Jaya yang bekas bangunannya masih tersisa. Jaya yang berada di Jalan Brawijaya itu bahkan masih dimanfaatkan untuk gudang Satpol PP Kota Kediri.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.