Kamis, 18 Jun 2026 07:59 WIB

Pilu Penjual Jagung Keliling Sidoarjo Usai Kehilangan Saldo KUR BRI Rp35 Juta

Bukti SMS dari BRI ditunjukkan Karsito (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Bukti SMS dari BRI ditunjukkan Karsito (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Saldo Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp35 juta milik Karsito (42), seorang penjual jagung rebus keliling di Sidoarjo raib setelah menerima pesan dan telepon dari orang yang tidak dikenalnya.

Karsito menyebut, uang di tabungannya itu merupakan separoh saldo KUR BRI yang belum sempat dipakainya.

Baca Juga: Penyaluran KUR BRI Jember 2026 Tembus Rp363 M, Terbesar di Sektor Pertanian

Menurutnya, kejadian itu bermula saat ia mendapat informasi dari BRI bahwa KUR yang diajukannya telah cair pada akhir Tahun 2022.

"Tapi tanpa saya sadari, uang KUR sudah tersedot Rp35 juta sore harinya. Padahal itu pemberitahuan cairnya pagi hari," ujar Karsito, Rabu (1/2/2023).

Pria yang masih membujang itu mengaku bahwa selang beberapa jam pencairan, dirinya mendapat notifikasi sms pihak yang mengaku dari BRI.

Dalam notifikasi itu dijelaskan bahwa rekeningnya terdaftar di-direct debit ke Shopee dan Tokopedia beberapa kali. Namun karena dia merasa tidak belanja online dan tidak paham maksud notifikasi tersebut, dia membiarkannya.

Setelah itu ada lagi notifikasi beberapa kali yang isinya mengingatkan agar waspada, untuk tidak memberikan kode OTP pada pihak manapun termasuk pihak bank. Namun karena tidak paham dan tidak merasa melakukan transaksi, dia pun kembali mengindahkan.

Namun dia ingat, sebelum peristiwa nahas menimpanya, ada telepon dari orang tidak dikenal. Orang tersebut beralasan akan mengirim barang pesanan online. Namun karena tidak merasa membeli, dia menutup teleponnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Karsito baru kaget saat mengecek saldonya via internet banking berkurang Rp35 juta. Uang KUR BRI yang baru cair Rp75 juta hanya menyisakan Rp30 juta.

"Saya langsung lemas dan bingung, karena merasa tidak melakukan apa-apa," turur dia.

Karsito kemudian mendatangi BRI tempat dia mengajukan KUR. Namun pihak BRI tidak memberikan solusi dan menilai itu kesalahan nasabah. Dia juga sempat mendatangi BRI Tower Surabaya, tatapi mendapatkan jawaban sama.

Dia akhirnya melapor ke Polda Jatim, tetapi juga belum ada solusi.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Saat itu pihak polda mengaku akan mengirim bukti surat laporan ke rumah, tapi hingga sekarang tidak ada," jelas Karsito.

Dia hanya berharap pada aparat penegak hukum, BRI dan pemerintah bisa membantu kasus yang menimpanya. Sebab menurutnya, BRI adalah bank milik pemerintah.

"Saya harus mencicil KUR sekitar Rp3 juta per bulan. Padahal kredit yang saya terima tersedot separoh lebih. Apakah tidak ada keringanan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.