Selasa, 16 Jun 2026 14:41 WIB

Miliki Warisan Geologi, Pulau Bawean Digagas Jadi Geopark

Pemandangan alam di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Pemandangan alam di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik yang bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menyelesaikan penelitian geologi di beberapa wisata alam di Pulau Bawean. Hasil penelitian ini menjadi syarat pendukung pengajuan kawasan geopark di pulau tersebut.

Menurut penjelasan Kabid Infrastruktur Dan Kewilayahan Bappeda Gresik Dian Palupi Chrisdiani, proyek ini dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan. Diantaranya adalah perairan Pulau Bawean yang sudah menjadi destinasi wisata alam dan budaya bagi Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Berdasarkan kondisi alam geologisnya dan unsur ekosistem serta budayanya, Pulau Bawean sangat mungkin dikembangkan sebagai wisata berbasis geopark," kata Dian Palupi Chrisdiani, Rabu (1/2/2023).

Dian membeberkan dalam penelitian tersebut terdapat beberapa kerangka tahapan konsep dasar untuk mengembangkan Pulau Bawean sebagai wisata geopark yakni konservasi flora, fauna, dan budaya yang tidak merusak. Pembangunan ekonomi kreatif, serta pengembangan masyarakat melalui pendidikan, warisan geologi dan budaya.

“Nantinya tahapan menuju wisata geopark butuh beberapa pengembangan dari dasar mulai dari keragaman geologi dan warisan geologi (geodiversity, keragaman hayati (biodiversity), keragaman budaya (culture diversity), kapasitas sumber daya manusia, infrastruktur, dan regulasi kebijakan,” jelasnya.

Dian juga mengungkapkan setelah dilakukan penelitian, beberapa formasi dari pegunungan dan bebatuan juga ditemukan formasi batu gamping di Desa Gelam, formasi batu pasir di Desa Kebuntelukdalam serta formasi gunung api Desa Balik Terus.

“Selain itu juga ditemukan endapan aluvium, endapan ini merupakan formasi termuda yang ada di Pulau Bawean. Endapan tersusun dari endapan kerakal, kerikil, pasir, lumpur, dan lempung. Persebarannya relatif di daerah pesisir pantai,” jelas Dian.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Adapun pemetaan formasi itu identifikasi wisata alam berbasis aspek kebumian (geodiversity) meliputi, Pantai Gili Noko, Pantai Noko Selayar, Pantai Jembengan, Pantai Tanjung Ge'en, Pantai Ria, Pantai Mayangkara, Mata Air Panas Kepuhlegundi, Pantai Kerrong, Danau Kastoba, Air Terjun Laccar, Puncak Gunung Soka, Air Terjun Murtalajer, Air Terjun Kastoba (Grojogan Candi), Jherat Lanjeng (Makam Panjang), Mata Air Panas Sawahmulya. Sedangkan untuk wisata berbasis keanekaregaman hayati/biodiversity meliputi, Penangkaran Rusa, Mangrove Daun, dan Mangrove Kebuntelukdalam.

“Berdasarkan hasil perbandingan rekapitulasi dari petunjuk teknik asesmen sumberdaya Warisan Geologi Badan Geologi (2017) dan Konsep Geowisata Kobalikova (2013), wisata di Bawean sudah dinilai baik, dan sangat baik,” ujarnya.

Penelitian yang telah berjalan selama 4 bulan itu kini telah mencapai tahapan progres penetapan Bawean sebagai Warisan Geologi. Kendati demikian, pihaknya masih punya pekerjaan rumah untuk menyusun roadmap berupa masterplan Geopark sebagai bagian dari Readiness Criteria Penetapan Geopark Bawean.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

“Di tahun anggaran 2023 Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabuoaten Gresik sedang menyusun itu. Nantinya dalam masterplan akan dirumuskan untuk tata kelola dan kelembagaan Geopark Bawean,”tuturnya.

Dian berharap agar Surat Gubernur Jawa Timur Tanggal 31 Januari 2022 Nomor 050/2.078/201.4/2022, Perihal Pengajuan Warisan Geologi Pulau Bawean Kabupaten Gresik kepada KESDM bisa segera ditindak lanjuti ke proses selanjutnya.

Sebagai gambaran wilayah bahwa Pulau Bawean terletak di laut Jawa sekitar 80 mil atau 128 km di sebelah utara Paciran Kabupaten Lamongan itu memiliki luas sekitar 200 kilometer persegi. Pulau Bawean terbentuk dari sisa-sisa gunung berapi tua dengan ketinggian maksimal 655 meter.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.