Kamis, 18 Jun 2026 03:51 WIB

Tukang Becak Lamongan Benahi Jalan Berlubang Sendirian, Alasannya Bikin Terenyuh

Gufron saat melakukan perbaikan jalan seorang diri di jalan poros Kecamatan Deket - Karangbinangun. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Gufron saat melakukan perbaikan jalan seorang diri di jalan poros Kecamatan Deket - Karangbinangun. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pria di Lamongan melakukan perbaikan jalan seorang diri dengan alat dan bahan baku seadanya. Alasan tukang becak ini melakukan hal tersebut bikin terenyuh.

Pria itu bernama Gufron (62) warga Dusun Keputeran, Desa Dinoyo, Kecamatan Deket, Lamongan. Sudah dua hari ini ia melakukan aksi tambal sulam jalan seorang diri di jalan poros Kecamatan Deket - Karangbinangun tepatnya Desa Deket Kulon.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Ia tampak membawa becak motor dipenuhi bahan material bekas kerukan aspal di jalan nasional Lamongan-Gresik, juga dilengkapi palu dan solar untuk memadatkan tambalan.

"Dua hari ini, karena saya lihat jalan ini rawan kecelakaan karena setelah tikungan pengguna jalan langsung bertemu jalan rusak berlubang," terang Gufron, Rabu (1/2/2023).

Tampak ia memukul dan menghancurkan aspal bekas untuk menutup satu demi satu jalan berlubang di area tersebut.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Tidak apa mumpung ada waktu longgar, sejak subuh tadi mulai. Selain jalan juga lampunya di sini kurang terang, entah kenapa?," ujar pria yang berprofesi menjadi tukang ojek bentor tersebut.

Saat ditanya alasannya melakukan aksi tersebut, Gufron membeberkan ia hanya takut putri kesayangannya mengalami kecelakan di jalam rusak tersebut.

"Saya itu khawatir anak saya itu kerja di kota, melintas di jalan ini apalagi kondisi hujan terus celaka, saya juga yang repot," lanjut Gufron.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Gufron kemudian berharap agar pihak terkait bisa turun dan menangani jalan tersebut. Ia juga meminta agar penerangan jalan umum bisa diatasi.

"Saya tahu pemerintah itu sibuk, tapi kalau bisa ya ditangani," pungkasnya.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.