Sabtu, 20 Jun 2026 02:05 WIB

Giliran Lamongan Diterpa Isu Penculikan Anak, Banyak Emak-emak Termakan Hoax

Ilustrasi. Anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Lamongan. (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ilustrasi. Anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Lamongan. (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Emak-emak Lamongan tengah dihebohkan dengan isu penculikan anak. Seperti yang berkembang di daerah lain, rekaman suara kabar penculikan di Lamongan juga beredar di grup-grup chatting.

Dalam rekaman suara berdurasi 54 detik yang telah dibagikan berkali-kali itu berisikan suara perempuan mengabarkan aksi percobaan penculikan kepada seorang anak TK Patung pada Selasa (31/1/2023) pagi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Rekaman tersebut menjelaskan secara detail kronologi penculikan hingga mengimbau agar para orang tau lebih waspada terhadap maraknya penculikan anak.

Meski tak menyebut lokasi secara rinci penculikan terjadi di Lamongan, warga menganggap jika wilayah Patung yang disebut dalam rekaman tersebut adalah identik dengan Desa Sidorejo, Kecamatan Deket, Lamongan.

"Ada info, tadi di depan TK Patung anak TK mau dimasukan mobil, mohon hati-hati untuk anak-anaknya nggak boleh keluyuran ya ini Patung mulai rawan, tadi ketangkep pelaku seperti bencong bermobil merah," ujar perempuan dalam rekaman suara.

Setekah diusut, ternyata rekaman itu adalah hoax. wilayah Patung yang disebutkan dalam keadaan kondusif dan aman. Namun, sayang rekaman tersebut telah menyebar dan dibagikan melalui pesan maupun storis di aplikasi layanan pesan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Hoax. Sudah dikroscek anggota ke lapangan hasilnya nihil dan dipastikan berita bohong," ungkap Kasat Binmas, AKP Turkhan, Rabu (1/2/2023).

Turkhan menjelaskan bahwa rekaman suara yang beredar di Lamongan rupanya juga hoax penculikan yang sempat heboh juga di Kabupaten Mojokerto.

"Rekaman itu ternyata Desa Patung, Kabupaten Mojokerto Yang beberapa waktu lalu juga sempat heboh dan meresahkan warga," paparnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Teror penculikan anak itu juga langsung direspons oleh sejumlah pihak sekolah dengan dikeluarkannya aturan untuk mengawal ketat anak-anaknya saat brangkat dan pulang sekolah. Ia mengimbau agar warga tetap tenang dan tak termakan hoax.

 "Lebih teliti dan selektif mencari info, jangan mudah membagikan berita yang belum tervalidasi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.