Senin, 15 Jun 2026 21:37 WIB

Situs Majapahit, Isu Penculikan Anak, Hukum Sebar Hoaks

  • Penulis :
  • | Rabu, 01 Feb 2023 07:00 WIB
Temuan pondasi diduga situs peninggalan Majapahit di Jombang (Foto-foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)
Temuan pondasi diduga situs peninggalan Majapahit di Jombang (Foto-foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berita penemuan pondasi yang diduga bagian dari situs peninggalan Kerajaan Majapahit di Jombang banyak menyita perhatian pembaca pada Selasa (31/1/2023) kemarin.

Berita lainnya terkait isu penculikan anak di Jombang yang menyebar secara berantai. Serta Polda Jatim membantah semua kabar tersebut dan mengancam menjerat hukum penyebar hoaks.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Pondasi Diduga Situs Peninggalan Majapahit Ditemukan di Jombang

Warga Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang menemukan pondasi dari bata berukuran besar, diduga bagian dari situs peninggalan Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Jombang Digoyang Isu Penculikan Anak, Cek Fakta atau Hoaks

Baru-baru ini warga Jombang resah dengan adanya kabar penculikan anak dengan sasaran pelajar SD. Kali ini sasarannya adalah pelajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kauman Jombang. Beredarnya kabar penculikan ini setelah rekaman suara seorang perempuan yang berdurasi 1.20 menit, dan beredar di grup WhatsApp. Tentu rekaman tersebut mengingatkan sekaligus mengabarkan percobaan penculikan dua siswi putri di Kota Santri.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Jangan asal Share Berita Hoaks Penculikan Anak Bila Tak Mau Diproses Hukum

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto memastikan bahwa sederet kabar tentang penculikan anak di wilayahnya adalah hoaks. Informasi yang dihimpun, rekaman suara berisi kabar hoaks penculikan anak itu menyebar di Surabaya, Sidoarjo hingga Bangkalan, bahkan Jombang dan Malang. Kabar bohong itu membuat para orangtua panik dan cemas.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.