Kamis, 18 Jun 2026 01:52 WIB

Pondasi Diduga Situs Peninggalan Majapahit Ditemukan di Jombang

Temuan pondasi diduga situs peninggalan Majapahit di Jombang (Foto-foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)
Temuan pondasi diduga situs peninggalan Majapahit di Jombang (Foto-foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang menemukan pondasi dari bata berukuran besar, diduga bagian dari situs peninggalan Kerajaan Majapahit.

Kepala Desa Miagan, Antok Budi Subagyo menjelaskan, selama ini pemerintah desa sering mendapatkan laporan dari warga bahwa di area sekitar makam Dusun Miagan, terdapat bangunan kuno berupa situs peninggalan Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Menurut Antok, di lokasi itu terdapat batu bata berukuran besar, layaknya bata kuno peninggalan Majapahit.

"Batu bata ini dari awal, dari dulu sudah ada. Tercecer, akhirnya saya buatkan tempat dan saya jadikan satu," ungkap Antok, Selasa (31/1/2023)

Dia menyebut, pada suatu hari salah satu warga yang menggali makam hingga menemukan struktur pondasi, yang diduga bangunan situs.

Atas temuan itu, pemerintah desa bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang serta Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim melakukan penggalian awal.

"Ini inisiatif sendiri masyarakat, dengan didampingi dinas terkait. Biaya sendiri. Dan lahannya ini lahan ganjaran milik penjaga makam, dan statusnya masih aset desa," jelasnya.

Sementara Kepala BPK Wilayah XI Jatim, Endah Budi Heryani mengaku sengaja mendampingi warga untuk melakukan penggalian di lokasi.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Mendampingi mereka terkait dengan dugaan temuan cagar budaya," tegas Endah.

Endah menjelaskan, jika nantinya ada temuan, maka pihaknya akan melakukan tindaklanjut. Namun bila sebaliknya, pihaknya akan menghentikan segala aktivitas penggalian.

"Jika ada potensi, maka kita akan segera menganggarkan dan selanjutnya akan kita tindaklanjuti. Akan tetapi jika tidak ada potensi maka kita akan tindaklanjuti dengan masyarakat berupa berita acara. Dan kita mohon pada masyarakat supaya tidak melakukan penggalian-penggalian lagi," ungkapnya.

Endah menegaskan, dari tahap ini pihaknya belum menemukan benda apapun yang berasal dari sisa-sisa peninggalan Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: Situs Mejo Miring di Blitar Dirusak, Videonya Viral di Medsos

"Di sini masih dugaan, dugaan CB-ya. Kita belum tau itu apa. Karena belum melihat apa-apa. Sehingga belum bisa berstatment itu temuan apa," bebernya.

Dia menyebut saat ini pihak BPK masih menganalisa.

"Kita lihat dulu hasil galiannya mulai hari ini dan besok. Kalau memang ada potensi ya akan segera kita tindaklanjuti," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.